Cleaning service

1096 Kata
" raya buka pintu nya. Gak usah ngambek seperti itu. Nggak lucu. " arga sudah mengetuk pintu kamar raya ber ulang kali. Tapi raya masih dalam mode ngambek dan enggan mem buka pintu kamar nya. " aku pulang ya. " teriak arga lagi. Tapi arga tak benar benar pulang. Arga ber sembunyi di tempat jemuran baju. Menunggu raya keluar dari kamar nya. Sembari arga menunggu raya keluar dari kamar nya, arga melihat ke sekeliling tempat jemuran itu. Ada satu set pakaian yang tampak seperti pakaian cleaning service tergantung di jemuran. Arga merasa heran. Apa itu milik bi sari? Tidak mungkin. Anak anak bi sari juga masih kecil. Suami nya bekerja di pabrik dan arga tau seragam pabrik suami bi sari tidak seperti itu. Karna arga pernah bertemu dengan suami bi sari yang hendak pergi bekerja sekalian mengantar bi sari ke apartment. Arga yang penasaran akhir nya mendekati baju itu dan memeriksa nya. Arga ter kejut dengan nama yang ter tera di baju seragam cleaning service yang tergantung di jemuran. Arga mengambil baju itu meremas nya hingga kusut. Terdengar suara langkah kaki yang berjalan ke arah dapur. Arga bisa men dengar jelas karna dapur dan tempat jemuran baju itu ber dekatan. " aaaaaa. Om ini ngagetin aku mulu." sungut raya yang kaget melihat arga tiba tiba muncul dari tempat jemuran. Raya yang ber fikir jika arga sudah benar benar pulang berniat ke dapur untuk mengambil air dingin. " jelas kan pada ku. Apa yang kau lakukan selama aku di luar kota. " Arga keluar dri tempat per sembunyian nya membawa baju seragam raya di genggam man nya. " maksud om apa? " Arga menunjukan baju seragam milik raya yang sudah nampak kusut. " om. Kok om remas remas begitu. Kan kusut jadii nya. " seru raya dengan merebut seragam kerja nya dari tangan arga. " jelas kan pada ku. Kenapa kau bekerja seperti itu tanpa memeberi tahu ku?. " Raya melirik sebal ke arah arga. " om kan di luar kota. Jadi aku mau kasih tau om pas om udah pulang aja niat nya. Tapi om malah udah tau duluan. " " kenapa harus jadi cleaning service raya. Aku bisa bantu kamu kalau masalah pekerjaan. Atau aku bisa modalin kamu buat buka usaha kalau memang kamu gak mau kuliah. Harus nya kamu bicarain dulu sama aku. " " om ini kenapa sih? Om kan bukan suami aku. Kenapa apa apa harus inin dulu sama om? Dan lagi aku udah tinggal di sini gratis saja sudah bersyukur. Kalo aku harus minta modal sama om dan lain nya aku gak mau om. Aku gak mau me repot kan om terus. Ada panti yang harus aku bantu juga om. Aku gak mungkin terus bergantung sama om. " " aku gak mau tau alasan apa pun dari kamu raya. Jangan bekerja di sana lagi. Aku bisa bawa kamu kerja di perusahaan ku. " Arga pergi meninggal kan raya yang masih sangat kesal. Arga benar benar keluar dari apartment itu sekarang. " dasar orang tua. Suka nya marah marah gak jelas. Nanti kalo tambah tua baru tau rasa. Untung ganteng. Coba kalo jelek. Udah aku karungin tuh om om." gerutu raya. ***** " sarah. Kamu sendirian di rumah? " tanya sandi yang sedari tadi tak melihat orang tua sarah. " iya. Papah ku sedang ke luar kota. Ini di minum dulu. " sarah memberi kan satu gelas jus jambu pada sandi. " makasih. " sandi menerima jus dari sarah dan meminum nya beberapa teguk. " o. Ya sar. Minggu depan ada acara nggak? " " eemm. Belum tau sand. Memang nya kenapa? " " pengen ngajak kamu nonton mau? " " aku tanya papa ku dulu ya san. Kayak nya papa ku minggu ini pulang. " " papah. " teriak sarah yang melihat arga pulang. " sayang. " arga mencium kening anak nya. " papah ih. Malu. Itu ada teman aku. " sarah mencubit lengan arga dan menunjuk ke arah sandi yang kini berdiri menatap sarah dan juga arga. " malam om. Saya sandi teman nya sarah. " Sandi mendekat. Mengukur kan tangan nya untuk memoer kenal kan diri. Arga tersenyum pada sandi dan menerima uluran tangan sandi. " malam. Saya arga papa nya sarah. " " kalau gitu saya permisi dulu om. Maaf udah mengganggu datang malam malam. " " loh kok buru buru. Ngobrol aja nggak apa apa. Saya nggak melarang kok. Malah saya senang melihat sarah punya teman. " " iya om. Lain kali saya mampir lagi. Ini sudah malam. Gak enak sma tetangga. " Sebenar nya sandi juga masih ingin ber lama lama dengan sarah. Tapi dia datang sudah malam. Tidak enak. Takut jadi gunjingan para tetangga apartment. " ya sudah. Hati hati ya di jalan. Lain kali kalo mau main. Main aja. Saya gak melarang. Asal bisa saling menjaga. " Ucapa arga dengan mata melirik ke arah sarah. " iya om. Pasti. " " sarah aku pulang dulu. Sampai ketemu esok di kampus." Sarah hanya mengangguk meng iya kan. " kirain papah udah gak inget pulang. " Ketus raya saat sandi sudah keluar dari apartment nya. " maksud kamu apa sayang. " " berapa lama papah di luar kota? Cari mamah baru deh pah buruan. Biar ada yang temenin aku di rumah kalo papah lagi ke luar kota. " " kalo papa udah ada mamah baru ya papah bawa mamah baru nya kalo papah ke luar kota. " " dih. Pelit amat. Tapi emang papa h udah ada calon nya? " " udah. " " kok gak di kenalin sama aku sih pah? " " belum waktu nya. " Arga masuk ke kamar nya. Enggan ber debat dengan sarah masalah mamah baru. Arga msih kesal dengan raya yang diam diam bekerja jadi cleaning service. Arga merasa tak di anggap. Bagai mana mungkin Arga yang seorang pengusaha membiarkan kekasih nya bekerja men jadi cleaning service. Arga merasa raya sudah keterlaluan saat ini. Meski arga tau itu bukan kesalahan besar tapi tetap saja arga merasa kesal. " hallo bi sari. Maaf mengganggu malam malam." Arga menghubungi bi sari yang bekerja di apartment raya. " iya tuan ada apa? Ada yang bisa bibi bantu?. " " saya minta tolong sama bibi. Tolong awasi raya satu minggu ini. Lapor kan apa pun yang dia lakukan di apartment. Dan lagi. Buang pakaian seragam cleaning service nya. " " baik tuan. Akan saya lakukan. " " terimakasih bi. " ***** " om arga kenapa marah marah pas tau aku kerja jadi cleaning service. Apa dia malu punya pacar yang cuman kerja jadi cleaning service? " gumam tika yang kini tengah bersiap untuk tidur.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN