Malam pertama

1129 Kata
" raya.! " panggil arga. Kini arga sudah kenyiap kan makan malam yang baru saja raya pesan melalui aplikasi. Raya tak kunjung datang. Raya masih duduk di sofa. Raya mendengar panggilan arga, tapi raya merasa susah berdiri. Setelah raya dan arga malakukan hal seperti tadi, raya merasa kan lutut nya gemetar. Setiap kali dia mengingat yang arga lakukan, rasa nya seperti lemas. Lutut nya tak sanggup menopang bobot tubuh nya. Raya masih diam tak menyahuti panggilan arga. Ada rasa malu tapi juga ingin marah pada arga yang sudah se enak nya grepe grepe pada tubuh nya. Raya ingin menyesali yang sudah terjadi. Tapi raya juga menikmati. " kamu kanapa? " tanya arga yang melihat raya duduk bersandar di sofa. " aku lemes om. " " ayok makan. Itu aku udah siapin makannan nya. " Arga masih belum tau kalau raya lemas bukan karna lapar. Tapi karna ulah nya. " lutut aku gemeter om. Ga bisa berdiri. " " kok bisa gitu? Kamu jatuh? " Arga mulai panik. Sedang kan raya hanya menggekeng kan kepala nya. " terus kenapa?. " " ini gara gara im. " teriak raya. " emang saya ngapain?. " " tadi om grepe grepe ini nya aku jadi aku lemes sekarang. " Raya menunjuk kan dua gunduk kan nya saat memberi tau arga. Arga hanya ter senyum mendengar penjelasan dari raya. Kini ia tau maksud raya. - ini baru per mulaan raya. Ha ha - batin arga puas. " ya sudah sini aku gendong. " Raya pasrah. Karna memang lutut nya terasa lemas. Padahal dia gak ngapa ngapa in. Arga men duduk kan raya di kursi meja makan. Mengambil kan makanan untuk nya juga. Setelah itu arga duduk di sebelah kursi raya. " makan lah. " ucap arga. Raya nampak melirik arga sebal. Tapi arga tak perduli. Justru kini arga tengah merasa kan Bahagia di dalam hati nya. Entah kenapa sejak ia memutus kan untuk me maksa raya men jadi kekasih nya, arga nampak lebih ber semangat menjalani hari hari nya. Namun Meski kini arga tengah di mabuk cinta, arga tak pernah melupakan kewajiban nya kepada anak semata wayang nya. Arga tetap menjadi ayah yang siap siaga. kapan pun sarah me minta waktu nya arga akan siap. Malah ter kadang ia lebih. Me ngesamping kan raya untuk menuruti kemauan sarah. Entah kapan arga akan mengenal kan raya pada sarah. Arga harus benar benar yakin dulu. " kenapa belum di makan?. " tanya arga saat melihat makanan di piring raya masih utuh dan raya masih diam saja seperti patung. Akhir nya raya me makan makanan nya setelah arga ber bicara. Sebenar nya raya ingin berbicara tentang hal tadi. Taoi raya urung kan karna saat ini arga tengah menikmati makan malam nya. ***** Ting tong ting tong Suara bell pintu apartment sarah ber bunyi. Sarah begegas keluar dari kamar nya melangkah untuk membuka pintu. " sandi. " sarah nampak kaget dengan laki laki yang berdiri di depan pintu apartment nya dengan senyuman yang menawan. " hy sar. Aku ganggu gak? " tanya sandi yang ber tamu malam malam ke rumah sarah. " enggak kok. Ayok masuk. Kamu ke sini kok gak bilang bilang dulu. Ada apa nih? " " gak ada apa apa kok sar. Tadi kebetulan lewat daerah sini, terus inget kamu juga tinggal di daerah sini. Jadi aku mampir. Aku gak ganggu kan? " " enggak kok enggak. Aku juga nggak lagi ngapa ngapain kok. O. Ya. Mau minum apa? " " apa aja sar. " " ya sudah. Bentar ya aku ambil kan minum dulu. " Sarah beranjak ke dapur untuk Mengambil kan sandi minum. Sarah dan sandi kuliah di satu universitas yang sama. Bisa di katakan sandi sebenar nya tertarik dan tengah melakukan pendekatan pada sarah. Sandi laki laki baik. Hanya saja sandi sering kali merasa minder saat menyadari dia menyukai sarah. Sarah berasal dari keluarga berada. Sedang kan sandi hanya anak dari pengusaha konveksi kecil. Tapi sandi semakin merasa tertarik dengan sarah karna kesederhanaan nya. Dan tidak memilih milih teman saat di di kampus. Sarah bisa ber baur dengan siapa pun. Padahal sandi sempat mendengar sikap sarah yang tak mudah menerima kehadiran orang baru. Tapi nyata nya. Sejauh ini sandi tidak mendapat penolakan yang berarti saat ia dekat dengan sarah. ***** Kini raya dan arga sudah selesai makan malam. Mereka duduk di sofa ruangan tivi lagi. " om. Kok om grepe grepe aku si tadi?. " " ha ha ha ha. " yang di tanya bukan menjawab malah tertawa keras. " om. Ini udah malem. Jangan keras keras. Nanti tetangga komplen. " Raya me mukul lengan arga yang masih saja tertawa. " apa nya yang lucu sih?. " Ucap raya sedikit keras. Tapi yang di bentak malah memeluk raya erat sambil menahan tawa. Arga gemas melihat raya yang cemberut. Arga menangkup pipi raya dengan tangan nya. Lalu arga mencium gemas seluruh bsgian wajah raya tanpa ada yang terlewat. " ooommm. " rengek raya minta di lepas kan. Tapi arga justru semakin erat menangkup ke dua pipi raya hingga bibir nya mengerucut lucu. Dalam kondisi bibir mengerucut seperti itu arga kembali me ngecup bibir raya lagi. Raya nampsk berontak dengan memukul lengan kekar arga. Taoi tidak mempan. Akhir nya raya mencubit pinggang arga hingga arga melepas kan kecupan nya. " sakit raya. " arga me ngusap usap bekas cubitan raya. " ya lagian om gak dengerin aku. " dengus raya sebal. Melihat bibir raya kembali manyun arga me noel bibir itu. " jangan manyun begitu. Nanti aku kecup lagi baru tau rasa. " Raya melirik arga sebal. " ish. om belum jawab aku. " " jawab apa? Emang kamu nanya apa? " " ck. Dasar orang tua. Baru satu menit yang lalu aku tanya sekarang udah lupa. " " raya. " geram raya. Arga nampak kesal jika raya menyebut nya tua. Meskipun memang benar ia lebih tua dari raya, tapi arga merasa tak kalah tampan dari pemuda di luar sana. " apa? Kan emang bener om ini sudah tua. Sudah tiga puluh delapan tahun. " " udah buruan gak usah bahas bahas umur. Kamu tanya apa? " arga semakin kesal jika terus di sebut tua. " aku tanya kenapa om grepe grepe aku tadi? " " emang kenapa? Grepe grepe pacar sendiri mah gak apa apa. " Jawab arga cuek. " gak bisa gitu donk om. Aku kan mau nya kalo udah nikah baru di unboxing. Kalo di grepe grepe dari sekarang nanti kan gak penasaran lagi kalo pas malam pertama. " seru raya yang sontan membuat arga tertegun mendengar nya. " jadi diam diam kamu sering bayangin malam pertama sama aku ya? " Arga me naik turun kan alis nya menggoda raya. Raya mode ngambek sekarang. Raya lari masuk kamar karena jengkel dengan arga yang tidak menjawab pertanyaan nya tapi malah menggoda nya.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN