"Jem, mainan laptop melulu, ingat kan Bunda bilang kemarin, Bunda minta waktu kamu satu jam saja, mau ada tamu." Perempuan berusia hampir setengah abad itu berdiri menjulang di ambang pintu. Melihat anak gadisnya yang semrawut dengan posisi tengkurap sambil mengetik sesuatu di laptop. Jemima menutup mata lelah, "harus ya, Jemima temenin, aku tuh mainan laptop bukan main game lho, Bund. Mima kerja, dan kerjaan Jemima masih sangat banyak. Deadlinenya mepet, Bu. Masih ada 10 produk yang harus aku Review. Memangnya siapa sih tamunya?" Jemima nyerocos. "Bawel! Ya harus lah lo temenin, orang lo jadi pemeran utamanya. Mana, Bund, uangnya." Jeremi menadahkan tangan, sesaat kemudian Bunda Ratu merogoh kantong celana dan menyodorkan selembar uang pecahan seratus ribu. Jemima mendelik jengkel

