Suasana kantor Zona Jemima mendadak jadi tidak enak. Setelah dua puluh menit Jemima pergi Kantor sebelah dia kembali dengan wajah semringah. Fei tidak peduli, lebih tepatnya pura pura tidak peduli. Nyatanya itu orang tetap ngintip dengan ekor matanya. Melihat apa saja yang dilakukan oleh Jemima. Entah aku pengecut atau kau tidak peka Kumendambakanmu mendambakanku. Suara Fiersa Besari terdengar di seluruh ruangan. Fei yang sedang main game berhenti sejenak. Kok bisa lagunya pas banget dengan nasib dia saat ini. Pungkit sang pelaku yang memutar lagu itu mengangkat alisnya menggoda Fei dari jarak jauh. Kesal, Fei akhirnya mengacungkan jari tengah ke arah Pungkit. Lalu lelaki itu tertawa. Jemima dan Wirda yang tengah diskusi untuk konten selanjutnya langsung menoleh, penasaran dengan

