Dalam sekejap berita tentang Jemima tersebar di media sosial. Berita yang tersebar sudah seperti seblak Bandung yang di recook di berbagai daerah dengan improvisasi bumbu berbeda yang sama sekali melenceng dari bumbu aslinya. Jeremy dan Fei menemukan Jemima di kediaman bunda Ratu. Tempat kembalinya seorang anak itu adalah pangkuan Ibu. Tersedu Jemima merasakan dirinya menjadi korban yang tidak bisa memperjuangkan keadilan untuk kehormatan dan harga dirinya. "Jemima aman di sini, Lo kalau mau pulang, pulang aja, Bro. Sorry, bukannya gue ngusir. Nanti gue kabarin kalau ada apa apa." "Bro, titip Jemima ya, Bro. Anjir gue merasa sangat bersalah karena gak bisa jagain dia dengan bener." Fei menunduk, amarahnya sudah berkumpul di ubun-ubun. "Santai, Jemima ada di tangan yang tepat. Gue jus

