Sembari menunggu Haidar pulang, Adara masih setia duduk di warungnya. Tidak sendirian seperti tadi, tapi Tahta tetap duduk di sini juga sejak kedatangan dua sejoli yang kini sudah putus tadi. Adara sesekali melihat ponselnya, meski tidak tahu apa yang akan ia lihat. Karena ia jarang mendapat chat. Mungkin hanya dari Tahta, nenek dan kakeknya Haidar, atau mungkin dari para pengurus panti asuhan tempatnya dibesarkan dulu. Dan itu semua sangat jarang. Terlebih Tahta sekarang sedang ada di sini. Sementara Tahta sibuk sekali dengan laptop yang sudah dipindah tempatkan. Sebenarnya Tahta tidak sepenuhnya cuti kalau menurut Adara. Lebih tepat disebut, pindah tempat kerja saja. Tahta juga mengerti jika Acara akan merasa tak nyaman jika mereka terlalu berdekatan berada di depan warung. Makanya Tah

