Mereka tiba di rumah 20 menit kemudian. Rain menarik tangan Nara namun dia merasakan telapak tangannya basah, saat Rain melihatnya di telapak tangannya terdapat bercak darah. "Kamu terluka?" Tanyanya. "Hanya luka kecil" Jawab Nara. "Kamu selalu menganggap semua luka kecil. Ayo, obati dulu luka kamu" Rain segera membawa Nara memasuki rumah. Nara duduk di sofa ruang tamu, sementara Rain berjalan menuju nakas untuk mengambil kotak P3K lalu kembali menghampiri Nara. Menuangkan cairan alkohol pada kapas dan mengoleskan kapas itu pada lengan kanan Nara, dia sedikit meringis, setelah itu lukanya dibalut dengan kasa. "Saat di depan rumah dulu, kamu tampak menikmati saat dia mencium mu, tapi kenapa tadi kamu justru berontak dan menangis?" Rain membereskan alat-alat P3K itu tanpa menoleh pada Na

