Saat ini Kayla sedang berada dikamar nya dia sedang bersantai sembari memainkan ponselnya dan membuka sebuah aplikasi sosial media nya.
"Azka punya i********: gak ya?" Seru Kayla pada dirinya.
"Gue cari ah," serunya lagi. Lalu Kayla mengetik nama Azka lalu mencari nama tersebut dan muncul akun Azka baha Kayla pun segera memencetnya dan mencari informasi akun tersebut sembari melihat foto-foto Azka.
"Ternyata Azka ganteng juga ya! kenapa gue baru sadar sekarang sih, padahal kan gue udah kenal dia dari dulu, tapi dulu itu dia nyebelin sih orang jadi kan gue males sama dia," seru Kayla sembari melihat foto nya Azka.
"Tapi sekarang Azka lagi marah sama gue gimana dong?" Seru Kayla lalu menutup ponselnya.
"Ah biarkan lah toh nanti juga balik seperti kemarin dan gue jangan terlalu nunjukin sama dia kalau gue suka sama dia yang ada dia malah besar kepala lagi," seru kayla lagi.
"Lebih baik sekarang gue tidur aja lah dari pada mikirin hal-hal yang tidak penting juga, yang ada nanti gue malah stress," ujar Kayla sembari bersiap untuk tidur dan mematikan lampu kamarnya.
Keesokan harinya Kayla sudah bersiap untuk pergi ke sekolah nya hari ini entah kenapa dia bahagia banget dan bersemangat untuk pergi ke sekolah.
"Emm sudah cantik dan harum sekarang saatnya aku pergi ke sekolah!" seru kayla sembari berkaca di cermin. Setelah itu mengambil tas ranselnya dan keluar dari kamarnya.
"Pagi semua," sapa kayla ceria lalu duduk di kursi meja makan.
"Pagi dek tumben kamu ceria banget ada gerangan apakah itu?" Seru ayah Kayla.
"Gak ada apa-apa kok yah emang lagi happy aja," balas Kayla tersenyum.
"Beneran nih gak lagi ada apa-apa?" Tanya ayah memastikan.
"Iya yah beneran," balas Kayla.
"Palingan juga lagi kasmaran!" seru bang Rifal yang datang tiba-tiba lalu mengambil minum.
"Sok tau Lo bang," balas Kayla.
"Gue kan pernah ngalamin kayak gitu, jadi gue tau gimana gerak-gerik orang yang sedang jatuh cinta," seru bang Rifal lalu meneguk minumannya.
"Kek dukun aja bang! kan belum tentu juga kalau gue lagi suka sama orang wek, bisa jadi karna hal yang lain," ejek Kayla sembari mengulurkan lidahnya.
"Jatuh cinta itu gak papa kan normal kalau gak bisa jatuh cinta perlu dipertanyakan itu," seru bunda tiba-tiba sembari membawa sup ayam.
"Denger tuh bunda bilang apa!" ujar bang Rifal.
"Hehehe iya Bun," balas Kayla.
"Emang adek lagi suka sama siapa sih ayah jadi kepo?" Tanya ayah yang penasaran.
"Gak lagi suka sama siapa-siapa kok yah," bohong Kayla. Dia tidak mau ayahnya tau kalau dia lagi suka sama kakak kelasnya itu.
"Yakin dek? Bilang aja sama ayah adek lagi suka sama siapa? Ayah gak akan marah kok," seru ayah yang masih penasaran.
"Bukan siapa-siapa yah," balas kayla yang masih kekeh sama pendirian nya.
"Yaudah lah kalau begitu," ujar ayah.
"Sekarang sarapan dulu ya semuanya udah siang nih," pinta bundanya sembari mengambil nasi untuk suaminya.
"Baik Bun!" seru kayla dan bang Rifal. Setelah selesai makan Kayla segera bergegas menuju ke sekolah dia hari ini memutuskan untuk menggunakan motor nya kembali karena hari ini dia sedang ingin menikmati keindahan alam kota Jakarta pagi hari. Sepanjang perjalanan Kayla pun bersorak ria sembari menyanyikan lagu kesukaan nya. Karena bagi dia mungkin lagunya candu.
"Sumpah lagunya enak juga ya tepat dengan kondisi hatiku saat ini, dia datang merubah semua menjadi lebih berwarna," seru Kayla sembari menjalankan motornya. Tak lama kemudian motor Kayla pun sudah sampai di parkiran sekolah diapun lalu segera memarkirkan motornya dan bergegas untuk masuk kedalam kelasnya, sepanjang koridor sekolah Kayla terus bernyanyi sembari sekali-kali berjoget Hinga membuat orang yang melihatnya menjadi terheran-heran.
"Tuh anak kenapa sih kayak orang gila aja joget-joget gak jelas!" seru Salah satu murid yang terheran-heran melihat Kayla.
"Iya tuh kenapa dia jadi takut gue," balas temannya. Kayla yang mendengar ucapan mereka sontak langsung menghentikan langkahnya. Dan menghampiri orang tersebut.
"Iri? Bilang bos!" ujar Kayla lalu pergi dari situ.
"Ih takut gue pergi yuk," ajak temannya. Lalu mereka berdua juga pergi.
"Hay guys!" Sapa kayla pada teman-teman nya.
"Tumben Lo happy gini ada apa sih? Bukannya Lo harusnya sedih? Secara kan Azka lagi marah sama Lo!" Seru bela.
"Iya juga sih! tapi biarkan lah toh aku kan juga ingin liburan melepas penat masak harus Nemani dia belajar terus gak gue juga capek," balas kayla lalu duduk di bangkunya.
"Iya sih apa yang Lo katakan memang Benar tapi kan itu sudah menjadi tanggung jawab Lo dan Lo harus menerima konsekuensi nya," ujar Sarah.
"Terus gue sekarang harus gimana coba? Gue kan juga sibuk sama tugas-tugas gue dan gue juga bukan robot yang bisa kesana-kemari gue juga punya lelah! walaupun gue suka sama dia tapi gue bukan b***k cinta kayak orang-orang sar apalagi yang seperti Lo bayangkan," kesal Kayla yang seketika moodnya menjadi berubah.
"Kalau saran gue Lo sekarang minta maaf aja sama azka Kay kan secara gak sengaja Lo yang salah," seru bela.
"Kok Lo berdua malah belain dia sih! bukannya gue sebenernya yang jadi teman kalian itu gue atau dia sih pagi-pagi udah bikin gak mood aja sih kalian," kesal Kayla lalu beranjak dari tempat duduknya dan membawa ranselnya setelah itu dia mundur ke belakang.
"Ran gantian tempat duduknya Lo yang depan gue yang sini cepetan!" seru kayla pada Rani.
"Tapi Kay," balas Rani.
"Udah gue bilang cepetan!" tegas kayla. Rani pun mau tak mau beranjak dari tempat duduknya dan pindah ke bangku samping bela.
"Hay Dar sekarang gue duduk sini sama Lo, oke!" ujar Kayla pada Dara.
"Iya Kay!" balas Kayla tersenyum.
"Eh bel gimana itu Kayla marah sama kita," seru Sarah cemas.
"Gue juga gak tau gimana dong," balas Bela yang juga ikut cemas.
"Lebih baik kita biarkan saja dulu biar dia tenang, kalau kita menghampiri sekarang yang ada nanti kita yang kena marah dia lagi," seru Sarah. Tak lama kemudian Bu guru pun masuk kedalam kelas karna bel masuk sudah berbunyi sekitar 10 menit yang lalu
"Selamat pagi anak-anak!" sapa Bu guru.
"Pagi Bu," balas murid-murid serempak.
"Oke hari ini saya akan mengerjakan ulangan dadakan jadi saya harap kalian semua siap," seru Bu guru.
"Loh Bu kok mendadak sih kan saya belum belajar," seru bela.
"Kan kalau belajar tidak harus kalau lagi ada ulangan kan? pokoknya ibu gak mau tau siap gak siap hari ini kita akan ulangan dan ibu harap kalian mempersiapkan semuanya," tegas Bu guru. Lalu murid-murid pun hanya bisa pasrah kalaupun mereka tetap ngeyel pasti bukannya gak jadi ulangan tapi malah kena marah dan dihukum yang lebih parahnya lagi tidak mendapatkan nilai. Kayla yang terbilang cukup pandai pun hanya santai saja karna dia termasuk salah satu murid yang mudah dalam menguasai materi jadi tidak perlu diragukan lagi.
"Oh iya waktu ulangan kali ini hanya 30 menit saja karna soalnya cuman 15 jadi saya harap kalian memanfaatkan waktunya sebaik mungkin paham?" Tegas Bu guru lagi.
"Kok gitu sih Bu ulangan nya udah dadakan waktunya mepet lagi, gimana nilai nya mau bagus coba?" balas Dodi.
"Bener tuh Bu ditambah lagi waktunya dong Bu," ujar Rere.
"Gak ada penawaran kalau kalian gak mau ikut ulangan ibu gak papa ibu gak maksa dan saya harap kalian untuk keluar bagi yang tidak mengikuti ulangan! karna itu akan mengganggu teman-teman kamu," seru Bu guru.
"Eh gak kok Bu," balas Dodi gak berani membantah ucapan guru nya itu.
"Yaudah kalau begitu ulangan akan saya mulai sebentar lagi jadi kalian harus sudah siap dan untuk soalnya saya akan bacakan jadi kalian tinggal menjawab saja," seru Bu guru.
"Baik Bu," balas murid-murid pasrah. Lalu tak lama kemudian Bu guru membacakan soalnya dan murid-murid menulis jawaban mereka di lembar kertas.