Bab 25

1220 Kata
Setelah selesai mengerjakan tesnya akhirnya Kayla pun memutuskan untuk keluar dari kelasnya kebetulan saat ini berjudul berbunyi saatnya semua siswa untuk beristirahat biasanya Kayla akan pergi ke kantin bersama bila dan sarah Namun karena mungkin Kayla sedang sedikit kesal sama mereka akhirnya saya pun memutuskan untuk pergi ke kantin sendirian. "Lebih baik sekarang gue pergi ke kantin aja soalnya perutku juga lumayan udah lapar," ujar Kayla lalu dia pun beranjak dari tempat duduknya. "Itu kayla pergi ke kantin nya Kok nggak ngajak-ngajak kita apa dia masih marah sama kita?" tanya Sarah sama bela. "Bisa jadi tuh terus gimana dong apa yang harus kita lakukan biar dia nggak marah lagi kalau semisal dia marah kayak gitu bisa bisa berabe kita," jelas Bella. "Ya udah lebih baik sekarang kita kejar call aja kita minta maaf daripada kita malah didiamkan sama dia," tutur Sarah lah itu keduanya pun beranjak dari tempat duduknya dan berlari mengejar Kayla yang sudah berjalan terlebih dahulu menuju ke kantin. "Kay tungguin kita," ujar Sarah pada ada Kayla yang masih berjalan santai, Kayla yang merasa dirinya dipanggil oleh seseorang yang dia pun lalu menghentikan langkahnya untuk melihat siapa orang yang telah memanggilnya itu. "Lu berdua ngapain manggil gue,?" tanya Kayla kepada Bella dan Sarah telah mereka mendekat ke arahnya. "Lu mau ke mana tungguin kita napa main tinggal tinggal aja," ujar Sarah kepada Kayla. "Gue mau ke kantin Mau makan perut gue laper sekali kenapa lu berdua nyariin gue sih secara kan lu berdua udah belain cowok itu daripada gue," sinis Kayla. "Kita ke sini mau minta maaf sama lu soalnya kan tadi kita udah bilang begitu sama lo kita harap lu mau memaafkan kita soalnya kita juga nggak ingin kalau harus musuhan sama lo kayak gini nggak enak tahu apalagi kita berteman juga udah lumayan lama kan," ucap Bella. "Ya betul tuh apa yang dikatakan sama bila ada benarnya kita ke sini mau minta maaf sama lo kalau semisal kita udah salah sama lo dan gue harap lu juga mau memaafkan kita soalnya kan lu juga nggak mau Kan kalau persahabatan kita bubar cuman gara-gara hal sepele," balas Sarah. "Gimana ya gue pikir-pikir dulu bentar," ucap kayla sembari menimang-nimang keputusan yang akan dia putuskan. "Please lah kay maafin kita lagian tadi kita juga bilang begitu enggak sengaja masa Lo enggak mau maafin kita sih tega banget sih Lo," seru bila memasang wajah yang sok-sokan jadi biar Kayla mau memaafkan mereka. "Ya udah deh iya gue mau maafin kalian berdua tapi ingat ya lu berdua jangan ulangi kesalahan lu lagi soalnya gue paling benci kalau semisal ada yang kayak gitu," pinta Kayla. "Iya iya kita tanya sama lu nggak akan mengulangi lagi tapi lo maafin kita ya," Balas Sarah. "Iyah, ya udah kalau begitu lebih baik sekarang kita ke kantin gue udah lapar dari tadi kebetulan mau makan Kalian mau ikut nggak? Kalau nggak ya udah gue sendirian," saru Kayla. "Iyalah kita juga mau gantiin perut kita juga lapar kok Ya udah ayo kita kesana," balas Bella lalu mereka berjalan bertiga beriringan menuju ke kantin. Namun waktu mereka hendak ke kantin tiba-tiba tanpa sengaja mereka berpapasan dengan Aska n the geng alhasil Mereka pun berhenti sejenak karena dimas tiba-tiba memanggil namanya Kayla. "Pagi Kayla apa kabar," ujar Dimas sembari tersenyum genit. "Baik kak BTW saat ini udah siang bukan pagi lagi," balas Keyla santai. "Oh iya sekarang kan udah siang kok jadi lupa sih mungkin karena saking terpesonanya dengan kecantikan kamu jadinya kakak tadi lupa gini," tutur Dimas. "Bisa aja kakak," ucap Kayla. Namun Azka memilih untuk pergi dari sana dan Kayla yang menyadari akan hal itu pun dia langsung menyusul Azka mungkin Azka begitu karena dia marah soal kemarin. "Eh Kay Lo mau kemana?" Teriak bela hendak menyusul Kayla namun dicegah oleh Sarah Dimas dan Roni. "Udah jangan dikejar biarkan mereka berdua menyelesaikan permasalahan nya lebih baik sekarang kita ke kantin aja makan nanti Roni yang traktir," ucap dimas. "Kok gue, Lo kan yang punya duit banyak kenapa harus gue yang disuruh bayar sih," kesal Roni, pasalnya Dimas main bilang kalau dirinya yang akan membayar makanan mereka nanti. "Halah gak papa kan Ron sekali-kali juga, asal Lo tau ya mentraktir teman sendiri itu pahala sebar loh emang Lo gak mau apa?" Ujar Dimas. "Yaudah iya, kalau begitu lebih baik sekarang kita ke kantin yuk daripada nanti keburu bel masuk juga kan," seru Roni. "Yaudah yok!" balas Sarah dan bela. Sementara Kayla akhirnya berhasil mengejar Azka yang jalan nya lumayan cepat hingga dia menjadi ngos-ngosan kayak gitu. "Azka berhenti Napa sih! Telinga lu itu bermasalah apa Gimana? Dari tadi aku panggil tapi gak balas, capek tau gue ngejar Lo nya mana Lo jalannya cepet banget lagi!" Tutur Kayla sembari ngos ngosan. "Siapa yang suruh Lo ngikutin gue! Gak ada kan jadinya jangan salahkan gue, lagian Lo ngapain sih ngikutin gue ada masalah apa?" seru Azka. "Gue mau minta maaf sama Lo Soal yang kemarin itu gue ngaku salah karna udah membohongi Lo gue begitu karna gue ingin rehat sejenak karna kepala gue penat dan butuh hiburan," jelas kayla. "Tapi gak gitu juga cara Lo itu salah, Lo kan bisa bilang jujur sama gue nanti gue bakal kasih keringanan buat Lo biar libur dulu, oh iya kan Lo juga kan udah gak jadi tutor gue sekarang kan jadinya Lo gak perlu minta maaf," tegas Azka. "Oh iya satu lagi terimakasih untuk selama ini karna Lo udah mau bantuin gue untuk belajar dan meluangkan waktu Lo buat jadi tutor gue," tukas Azka dingin. "Kok Lo bilang gitu sih ka, gue kesini bener-bener mau minta maaf sama Lo! Tapi Lo kok seakan-akan kayak gimana, toh gue ngelakuin ini juga biar nilai gue gak jelek! Kalau bukan karna nilai gue yang jadi taruhannya gue juga ogah, gue kesini mau minta maaf sama Lo itu karna gue mengakui kalau gue itu emang salah dan Lo seharusnya jadi begitu sama gue, gue bilang sama Lo baik-baik loh!" Seru Kayla gak habis pikir dengan sikap Azka. "Ya udah mulai saat ini lu tenang aja nggak usah khawatir, masalah nilai lo yang akan jadi jelek karena nanti gue bakal bilang sama kepala sekolah Kalau berhenti aja jadi tetap beredar biar gue cari tutor sendiri aja," tegas Azka. "Hahaha dengan gampangnya Lo omong gitu ya ka! Setelah apa yang udah gue ajarin sama Lo! Padahal menurut gue itu kesalahan gue gak terlalu fatal tapi dengan gampangnya Lo bicara seperti itu seolah-olah diri Lo kena tipu gue, asal Lo tau ya gue mau jadi tutor Lo itu juga karna terpaksa kalau bukan karna nilai gue yang jadi taruhannya dan sekarang dengan mudahnya Lo bilang kalau gue gak usah jadi tutor Lo tanpa Lo memikirkan nilai gue nanti! Hebat sekali kamu ka!" Tutur Kayla sembari menahan air matanya agar tidak jatuh di pipinya. "Dan satu hal lagi kalau memang itu keputusan Lo untuk gak mau gue ajarin lagi oke silahkan gue gak maksa toh yang rugi juga bukan diri gue kok jadi terserah Lo aja" seru Kayla lagi lalu dia pun memutuskan untuk pergi dari situ agar emosinya tidak memberontak lagi dan dia takut kalau semisal air matanya jatuh didepan Azka. "Kenapa dia jadi marah sama gue sih! Yang sudah berbohong kan dia harusnya gue yang marah sama dia tapi kenapa justru malah sebaliknya sih, dah lah pusing gue," ucap Azka lalu dia pun memutuskan untuk pergi juga dari sana
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN