"Kenapa kau ada di sini?" tanya Teofilo. Dirinya tampak ragu untuk menanyakan hal tersebut. Namun wanita itu memalingkan wajahnya. Dia memasukkan ponselnya kembali ke dalam tas lalu melipat kedua tangan di bawah dadaa. Perlahan pandangannya kembali tertuju ke arah Teofilo. "Kenapa kau pergi begitu saja kemarin?" Wanita itu ikut bertanya tanpa menjawab pertanyaan Teofilo. "Bukankah kau yang menyuruhku pergi?" "Siall! Siapa yang menyuruhmu pergi? Apa aku mengatakan itu?!" "Tapi kau mengatakan tidak ingin melihatku, itu artinya kau menyuruhku pergi bukan?" Wanita berambut pirang bergelombang itu memutar bola matanya di depan Teofilo membuat pria tersebut hanya dapat diam. Langkah Maritza mendekat ke arah Teofilo dan berhenti tepat di hadapannya. "Jika aku mengatakan tidak ingin

