Kediaman utama Alexander semakin ramai oleh tamu yang sepertinya belum seluruhnya hadir. Para pelayat mulai memenuhi hampir setiap sudut mansion. Semua kenalan datang berbondong-bondong untuk menyaksikan secara langung proses pemakaman Robert dan Shara. Para awak media pun telah siap dengan kamera masing-masing, ingin mengabadikan momen tersebut. "Semakin banyak yang datang." Selena bergumam pelan, melihat sesaknya manusia yang memadati ruangan. Edward menoleh, meskipun samar tapi ia masih bisa mendengarnya. "Tentu saja. Mereka dikenal baik dan rutin menyumbangkan sejumlah uang untuk orang-orang yang membutuhkan." "Tidak ada satu manusia pun yang benar-benar baik di dunia ini." Gumam Selena pelan. Charlie tersenyum sinis. "Apa kau sedang membicarakan dirimu sendiri? Kau tau? Bahka

