Lebih baik berkonflik dengan manusia daripada dengan batinku sendiri ~Rizal Pahlevi~ Setelah perdebatan penuh air mata malam itu, Rizal memutuskan untuk tidak menginap di kantornya lagi. Tanpa diminta, laki-laki itu mau pulang ke rumah. Bahkan dia pulang sebelum waktu berbuka tiba. Namun, semua orang yang ada di rumah mengabaikannya, kecuali bi Yuli. Bagaimanapun dia hanya pembantu di sana, jadi dia tidak berani memusuhi majikannya. Saat waktu berbuka puasa tiba, mereka langsung menuju ruang makan. Dan di sana terjadi keheningan, tidak ada yang berucap, hanya suara sendok dan piring yang beradu. Lista juga sibuk dengan makanannya sendiri. Gadis itu sudah menyerah mendapatkan hati Rizal kembali. Dia hanya perlu menunggu Malaikat Izrail menjemputnya. Reza yang biasa banyak tingkah pun tid

