Kebahagiaan di Ujung Usia

1370 Kata

Cinta dan benci Dua kata berlawanan yang memberi efek sama ~Rizal Pahlevi~ Pulang dari rumah sakit, Lista meminta mereka untuk mengatarkannya ke suatu tempat. Tidak peduli waktu masih sangat pagi. Dia harus segera ke sana secepatnya. “Udah sampai?” “Udah, Non.” Bi Yuli membantu Lista turun dari mobil. Sedangkan Reza dan bundanya masih sibuk dengan pikirannya masing-masing. Mata mereka sudah berkaca-kaca saat sampai di tempat tersebut, tempat pemakaman Raina. Tapi tidak lama setelahnya, mereka mengikuti Lista dari belakang. Lista meraba-raba makam Raina. Saat dia merasakan ukiran nama gadis kecil itu di batu nisan, Lista langsung meneteskan air matanya. Dia teringat betapa bahagianya mereka kala itu. Mereka sering main bersama. Raina selalu ikut ke mana pun dia dan Rizal pergi. Bahk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN