Cinta Tak Bermata 73

1010 Kata

Pagi itu, setelah ketiga orang itu selesai makan pagi dan Soni juga sudah mandi serta berpakaian rapi, ketiganya duduk di meja yang sama untuk melakukan diskusi mengenai rencana mereka ke depannya. "Jadi, apa yang akan kita lakuin?" tanya Aji yang memulai diskusi. "Karena Soni udah setuju, aku akan jual rumah sama mobil aku." Lusi yang pertama menyahut. Aji mengangguk. "Aku udah denger dari Soni kemarin, kalau kamu mau jual rumah sama mobil kamu. Aku bukannya mau menolak keinginan kamu, aku cuma mau mastiin, apa kamu yakin dengan keputusan kamu itu?" tanya Aji pada Lusi. Pria itu menatap Lusi dengan lekat, begitu pula dengan Soni yang menanti jawaban sang kekasih. Lusi mengangguk dengan mantap. "Aku yakin, yakin banget malah." Soni mengembuskan napas panjang, ia tak tahu harus senang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN