Sonya melihat Soni dan Lusi yang saling bertatapan, lalu menyeringai dan menyela seketika. "Kalian ngapain lihat-lihatan begitu? Di sini aku jadi obat nyamuk aja, nih?" Soni dan Lusi lalu mengalihkan pandangan mereka masing-masing, saling membuang muka dan bersikap kaku karena kepergok saling tatap oleh Sonya. "Dasar kalian!" Sonya kembali menyeringai. Soni dan Lusi hanya diam, tak ada yang menjawab. Ketiga orang itu lalu saling diam, Soni beberapa kali berdeham untuk menghilangkan perasaan gugupnya. Kemudian Lusi pamit untuk pergi ke toilet terlebih dahulu. Sonya lalu menatap adiknya dengan tatapan lekat. "Apa yang mau kamu lakuin sekarang?" tanyanya dengan suara lirih. "Apa?" tanya Soni yang tak terlalu fokus mendengarkan pertanyaan kakaknya. "Mama kan udah bangun, kamu mau apa se

