Cinta Tak Bermata 29

1088 Kata

"Pak, ini kebanyakan." Soni membulatkan matanya ketika Dira membayar dengan uang yang memang sengaja dilipat-gandakan. "Bonus. Istriku makan sampe habis, makanannya juga sangat enak." Dira menjawab santai. "Tapi, Pak,-" ucap Soni terpotong karena Kila menyela. "Terima aja, Son. Makanannya bener-bener enak, mirip makanan di restoran mahal. Mas Dira juga suka, kok." Kila tersenyum ramah. Melihat Kila tersenyum, Soni benar-benar mati kutu, tak bisa membantah. "Baiklah, saya akan terima," ucap Soni lirih. "Terima kasih atas kunjungannya." Lusi memberi salam, tersenyum walau sebenarnya ia merasa cemburu. Kila tersenyum dan lalu memeluk Lusi, tangannya menepuk pelan punggung gadis berusia 25 tahun itu. "Semoga bahagia sama Soni, dia pria yang baik. Kami temenan cukup lama, dulu dia selalu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN