Cinta Tak Bermata 30

1546 Kata

"Udah hampir jam 9, kita tutup aja, ya?" Soni menatap Lusi dan Aji yang kini hanya duduk-duduk saja. Setelah kepergian Kila dan Dira, tidak ada lagi pembeli. Kafe itu terasa sepi, walaupun jalan di depan kafe masih ramai lalu lalang. "Baiklah, kita tutup. Malem ini kita dapet lumayan, kok. Cukup untuk buat beli bahan besok." Lusi tersenyum ringan. "Nggak cuma lumayan. Seharian nggak ada pembeli, malemnya langsung kedatangan 10 orang. Biar pun kita kasih menu gratis, mereka beli untuk dibungkus masing-masing 1 menu 1 orang. Belum lagi mantannya Soni yang bayar banyak banget," sahut Aji. Lusi dan Soni terkekeh. "Mbak Kila bukan mantan aku," celetuk Soni. "Cinta sepihak?" tanya Aji, Soni mengangguk. "Kasihan banget." Soni menyeringai, Aji terkekeh. "Tapi bersyukurlah, kalo kamu nggak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN