Soni baru saja masuk ke dalam kafe setelah mengantar kepergian ibunya. Widuri memang dilarang pergi terlalu lama oleh sang suami. Walaupun wanita itu sudah bertekad untuk mengabaikan kemarahan sang suami, tetap saja ia merasa was-was, tak ingin anaknya yang menderita jika ia nekat melawan keinginan sang suami. Ibunda Soni itu sudah bersabar menunggu kedatangan Lusi karena ia sendiri juga rindu pada gadis itu. Sayangnya, kekasih anaknya itu tak kunjung tiba hingga kemudian ia memilih pulang dan akan kembali keesokan hari. Tepat saat Soni sedang membersihkan meja dan berniat membawa cangkir kotor bekas ibunya, mobil Lusi tiba. Lusi dan Aji masuk ke dalam kafe sembari membawa beberapa kantong plastik, hasil mereka keliling pasar sejak pagi. "Siapa yang baru dateng?" tanya Lusi seketika saa

