Cinta Tak Bermata 50

1037 Kata

Ruslan memilih diam, menyeka air matanya dengan mulut yang membisu. Soni melangkah semakin dekat dengan ayahnya. "Soni minta maaf karena tadi udah bentak-bentak Papa." Soni kembali meminta maaf. Ruslan masih setia dengan sikapnya yang keras kepala, merasa berat untuk kembali meminta maaf atas sikap kasarnya pada sang anak. Tentu saja itu di luar dari masalah mereka mengenai hubungan Soni dan Lusi yang memang belum ia restui, atau tidak akan pernah ia restui. Namun, pria tua itu senang karena anaknya meminta maaf padanya lebih dulu dan hal itu berhasil membuat hatinya merasa tersentuh. "Papa nggak mau maafin Soni?" tanya Soni yang merasa kesal karena ayahnya hanya diam saja. "Untuk apa kamu minta maaf kalau marah lagi seperti itu?" Akhirnya Ruslan menyahut, ia kemudian menyeringai men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN