Cinta Tak Bermata 38

1410 Kata

Lusi yang baru saja selesai menyiapkan kamar untuk gadis yang ia bawa pulang, langsung menuju ke pintu utama rumahnya ketika bel rumahnya dibunyikan tanpa jeda. "Iya, sabarrrr," teriak Lusi sembari berjalan. Kekasih Soni itu membuka mulutnya lebar-lebar ketika melihat sang kekasih dan pria yang sudah ia anggap sebagai kakaknya sendiri terlihat basah kuyup, berdiri di depan pintu. "Kalian ngapain?!!" pekik Lusi tak percaya. Soni bernapas lega ketika melihat sang kekasih baik-baik saja. Ia dan Aji menoleh ke sana ke mari, memastikan kalau tak ada orang yang mencurigakan di sekitar rumah Lusi. "Kalian nggak mau jawab?!" tanya Lusi yang masih menggunakan nada tinggi. Soni tampak gelagapan, seperti orang bod0h. "E .... E ...." Pria itu bingung harus menjawab apa. "Kami ke sini karena kha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN