Misi dan Psikopat

951 Kata
Drttt...Drtt...Drtt...!!! "Ya ada apa kau menggagu ku se-pagi ini kelvin!"tanya marchell yang sedikit kesal terbangun karna suara ponselnya yang sedari tadi berbunyi. "Maaf tuan,aku menggagu tidurmu tapi ini urgent tuan.Kita punya misi tuan dan aku sudah mengerahkan semua anak buah untuk menjaga diperbatasan terlebih dahulu." "Baiklah,aku akan menyusul 10 menit lagi." "Baik tuan." Setelah 10 menit marchell telah jalan menuju lokasi untuk menyelesaikan misinya pagi ini. Dor! Dor! Dor! "Tuan hati-hati,mereka menyerang dengan licik tuan."peringat kelvin pada marchell "Aku tau itu,kau selesaikan yang ada dibawah aku akan menjebak perlawanan ditimur."perintah marchell dan dibalas anggukan oleh kelvin Dor! "Tuan kau terluka,mundur aku akan menyelesaikan ini dengan bantuan dari tim evans."suruh kelvin yang melihat marchell terkena tembakan p****l dari perlawanan. "Kau tenang saja kelvin! Aku sudah menjebak mereka,dalam hitungan 3 kau bersiap amankan senjatanya!."perintah marchell. "Tai tuan kau terluka,sebaiknya kau--" Ucapan kelvin terpotong oleh marchell."Jangan membantah kelvin!! Lakukan yang aku perintahkan sekarang!"bentak marchell. "Baik tuan."jawab kelvin "Satu...dua...,bersiaplah sekarang!!!,tiga....Bergerak."teriak marchell dengan nada peringatannya. Dor! Dor Dor! Dengan tiga kali tembakan pimpinan musuh marchell gugur dan... "Berhasil tuan,kau bisa mundur tuan!,biar aku yang menyelesaikan ini luka mu harus cepat ditangani!." "Baiklah aku akan pergi mengobati luka ku kau selesaikan ini,dan b******n itu kau bawa dia ke ruang bermainku."perintah marchell pada kelvin "Baik tuan."balas kelvin. Kini marchell meninggalkan tempat itu dan mengendarai mobilnya sendiri karna ia tak mungkin untuk menyuruh anak buahnya mengantarkannya karna mereka lebih dibutuhkan ditempat itu untuk berjaga penyerangan selanjutnya. "Kurasa aku tidak mungkin bisa sampai dirumah sakit sedangkan jaraknya masih terlalu jauh."ucap marchell sendiri karna ia tak mungkin terus mengendarai mobilnya sampai rumah sakit sedangkan lengannya sudah mengeluarkan banyak darah. *** Kini miranda sedang di minimarket dekat apartemennya,ia sedang berbelanja membeli kebutuhan dapurnya yang masih kosong. "Kurasa ini sudah cukup dan lengkap."gumam miranda sendiri yang sibuk mengecek belanjaannya dan akan menuju kasir untuk melakukan pembayaran. Setelah selelah pembayaran miranda keluar dari minimarket itu dan akan langsung menuju apartemennya.Namun "Aaww..hei apa yang kau lakukan?"teriak miranda seketika tangannya ditarik masuk ke dalam mobil yang ia tak kenal sama sekali. "Itu tidak penting! Sekarang aku mau kau membantuku untuk mengeluarkan peluru ini dari lenganku.Cepat lakukan atau aku menembakmu juga disini."ancam marchell pada miranda Seketika nyali miranda menciut begitu saja ketika marchell mengeluarkan p****l nya dan mengarahkannya ke kepala miranda."ba-ik ba-ik a-ku ak-an mem-ban-tu-mu tapi aku mohon turunkan p****l mu ini aku tidak bisa bergerak untuk membantumu."pinta miranda dengan terbata bata pada marchell agar mau menurunkan p****l nya. "Cepat lakukan atau aku benar menembakmu disini."ancam marchell lagi dan langsung membuat miranda bergerak mengeluarkan peluru itu dari lengan marchell dan memberinya alkohol untuk sedikit meredakan rasa perihnya. Setelah mengobati marchell,miranda langsung keluar dari mobil marchell tanpa berpamitan pada marchell. "Kenapa dia takut seperti itu? Padahal aku hanya minta tolong untuk membantu mengeluarkan peluru dilengan ku saja."gumam marchell sendiri. Siapa yang tidak takut jika ditodong p****l seperti itu padahal dia yang membutuhkan bantuan tapi ia yang mengancam. "Tapi sudahlah yang penting lukaku sudah sedikit aman."gumamnya kembali dengan sedikit tersenyum. Miranda telah sampai diapartemennya."sialan! Apa dia psikopat? Enak sekali dia meminta tolong tapi dia ingin menembakku?." "Dia pikir dirinya tuhan? Mau mengakhiri hidupku dengan p****l sialannya itu?"guman miranda sendiri yang merasa kesal dengan sikap marchell yang mengancamnya dengan p****l nya. Kemudian bella keluar dari kamar miranda. "Hei kau kenapa? Dan kenapa wajahmu pucat seperti? Apa kau sedang melihat hantu?"beruntun pertanyaan dari bella,yang melihat miranda duduk lemas dengan wajah yang pucat pasi. "Ya aku tadi bertemu dengan iblis yang kejam dan tidak tau diri! Ia menarik tanganku dengan paksa masuk ke mobilnya lalu memintaku untuk membantu mengeluarkan peluru dilengannya,yang membuatku kesal dia mengancamku dengan p****l sialannya itu.Dasar laki iblis gila!semoga hidupnya tidak tenang setelah ini."jelas miranda panjang lebar yang semakin kesal mengingat kejadian tadi,dan tak hentinya mengumpat dan mengutuk laki-laki itu Bella terkekeh geli memdengar cerita miranda yang terus saja mengumpat dan mengutuk laki-laki yang membuat ia kesal itu."hati-hati nanti kau jatuh cinta dengannya miranda."ucap bella yang menggoda miranda dan membuat miranda mual mendengar ucapan bella yang dirinya bisa jatuh cinta dengan iblis tak tau diri itu. "Haha...kau membuatku ingin muntah bella,mana mungkin aku bisa jatuh cinta dengan laki-laki yang sifatnya seperti iblis itu."jawab miranda dengan tawanya yang sedikit kencang. "Kalau itu benar terjadi bagaimana?"goda bella kembali. "Kalau itu benar terjadi aku akan membuang diriku ini pada lautan terdalam bella."ucap miranda penuh percaya diri. Siapa sangka jika tuhan memberikan takdir yang berbeda dari harapan kita? Dan pasti itu banyak yang tidak mempercayai hal itu.Jika itu terjadi pasti mereka menyalahkan diri sendiri karna perbuatannya atau mungkin mereka menyesal dengan segala yang ia lakukan.No itu salah besar!! Apapun yang terjadi pada diri kita,dunia kita,kehidupan kita itu semua TAKDIR! tidak ada bisa melawan takdir yang tuhan telah berikan untuk kita.Maka selagi kita masih bisa menikmatinya? Nikmatilah dan jangan pernah mengatakan Menyesal!!!. "Bagaimana tuan Lee? Apa kau masih kuat dengan permainanku ini jika kau masih bungkam?"tanya marchell pada pemimpin musuhnya itu. "A-a-ku be-nar be-nar ti-dak ta-u tu-an"jawab pria yang bernama Lee itu dengan terbata bata. "Baiklah kurasa hidupmu akan habis dinegaraku ini,jadi ku beri kau kesempatan berdoa untuk keluargamu dirumah.Semoga mereka bahagia tanpa kau b******k!!!"lanjut marchell sedikit mengancam. "Tidak tidak tuan ampuni saya tuan"mohon pria itu kembali. "Aku tidak akan memberikan ampun pada orang yang sudah berani berkhianat padaku!!! Dan kau kelvin siapkan untuk mengambil asetnya kembali dan berikan beberapa pesangon untuk istri dan anak pria b******n ini."ucap marchell lalu memperintah kan kelvin yang berdiri dibelakang marchell untuk mencabut aset milik Pria bernama Lee itu. "Baik tuan"jawab kelvin cepat. "Tidak tidak tuan,baik saya akan mengakui siapa yang menyuruh saya tuan tapi saya mohon biarkan saya kembali ke negara saya tuan."mohon pria itu kepada marchell,namun marchell terkekeh mendengar perkataan pria itu. "Cepat katakan!!!"teriak marchell langsung membuat pria itu membuka suaranya. "Tuan Edward Williana"ucap pria itu.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN