Mempermudah!

761 Kata
"Cepat katakan!!!"teriak marchell langsung membuat pria itu membuka suaranya. "Tuan Edward Williana"ucap pria itu. Marchell mengeryitkan dahi nya mendengarkan pengakuan pria itu,lalu sekilas saling berpandangan dengan kelvin yang juga terlihat bingung. "Apa maksudmu? Ada apa dengan Tuan Edward Williana?"tanya marchell yang masih sedikit bingung dengan pengakuan pria itu. "Tuan edward yang telah menyuruh saya tuan dan ia juga bekerja sama dengan divisi domenic angkatan 2."jelas pria itu. "Awalnya saya menolak tuan tapi dia telah memberikan saya tawaran yang sangat besar dan kalau saya menolak,keluarga saya akan menjadi korbannya tuan."lanjutnya lagi. Marchell tertawa mendengar ucapan pria itu."haha... lalu kau tidak takut dengan misi yang diberikan dia itu gagal? Dan kau tau konsekuensi nya sekarang ??"tanya marchell. "Mohon ampuni saya tuan,mohon."mohon pria itu kembali. "Dasar bodoh!!! Sepertinya saya tidak bisa menerima permohonan dari seorang b******n pengkhianat." "Kelvin lanjutkan permainan saya,saya yakin kamu pasti sangat menyukai permainan ini."lanjut marchell pada kelvin dan dibalas anggukan kelvin dan marchell meninggalkan tempat itu lalu menuju mansionnya. *** "Kau yakin untuk pulang hari ini bell?"tanya miranda pada bella yang kini mereka sedang makan malam. "Ya aku yakin,aku juga ingin menyelesaikan masalahku dengan billy."ucap bella kembali. "Baiklah,aku hanya mengigatkanmu untuk berfikir dahulu sebelum kau bertindak,dari sikap dan cara billy padamu sudah sangat yakin jika hanya memanfaatkanmu saja."lanjut miranda kembali. "Hemm...aku sudah memikirkan itu,kau benar aku tidak mau terus terusan untuk tersiksa karna sikap billy."jawab bella. "Kabari aku jika kau ingin keluar bersamaku."ucap miranda yang kini tengah berada didepan mansion milik keluarga bella. "Tentu saja,kau berjanji untuk ikut aku ke club besok malam dan kuharap kau tidak lupa ataupun menolak."jawab bella lalu masuk ke dalam mansionnya tanpa menunggu jawaban dari miranda. "Tentu saja aku tidak lupa dan akan menerimanya dengan senang hati."gumam miranda sendiri. Kini miranda telah sampai diapartemennya dan memakirkan mobilnya ditempat parkiran yang tersedia diapartemen itu. Ya miranda kini telah memiliki mobil karna kakaknya,kelvin mengirimkan mobil untuk miranda agar ia bisa keluar tanpa berjalan kaki atau pun kendaraan umum. "Bagaimana kelvin? Apa kamu sudah mencari informasi yang saya berikan?"tanya marchell yang kini tengah melakukan panggilan suara dengan kelvin. "Sudah tuan,saya sudah mengirim ke email anda datanya." "Baiklah kau memang selalu bisa diandalkan kelvin."jawab marchell. "Terimakasih tuan." Balas kelvin sampai pada akhirnya panggilan suara itu berakhir. *** "Apa kau tidak pulang malam ini kak?"tanya miranda pada kelvin dalam panggilan suara. "Sepertinya tidak,aku sedang banyak pekerjaan akhir-akhir ini." "Hmm baiklah,kau selalu sibuk tapi kau harus ingat jaga kesehatanmu." "Baiklah,kau juga dan besok setelah ada waktu aku akan kesana.Jaga dirimu baik-baik." "Ya,kau juga." Dan panggilan berakhir. "Kurasa aku harus mencari pekerjaan disini"guman miranda sendiri. "Baiklah aku akan memasukan surat lamaran dikantor terdekat disini." "Permisi,saya miranda mendapat panggilan untuk melakukan interview disini." "Baik nona mari saya antarkan ke ruangan Tuan Luke Williana."ucap resepsionis mempersilahkan miranda dibalas anggukan. "Permisi tuan,seorang yang akan melakukan interview hari ini sudah datang tuan." "Suruh dia masuk." "Baik tuan." "Mari nona tuan Luke sudah menunggu." "Baik,terimakasih."balas miranda. ---- "Permisi tuan,saya miranda..." "Saya sudah mengetahui itu dan saya rasa kamu tidak perlu mengenalkan diri kembali,saya akan menempatkan kamu sebagai sekretaris pribadi saya disini."potong luke pada miranda yang akan mengenalkan diri kembali. "Baik tuan,terimakasih." "Ruanganmu ada disebelah dan langsung kerjakan yang sudah saya siapkan dimejamu,hari ini kita ada meeting."lanjutnya kembali "Baik tuan,saya permisi."ucap miranda yang dibalas anggukan oleh Luke dan miranda memasuki ruangannya dan langsung berkutat dengan pekerjaannya yang sudah menunggu. Hari ini miranda telah mendapat pekerjaan di perusahaan 'Williana Group' yang dipimpin oleh Luke Williana,putra dari Edward Williana.Miranda ditempatkan sebagai sekretaris pribadi Luke yang akan sangat menguntungkan baginya karna telah berhasil masuk ke dalam perusahaan 'williana group' untuk mempermudah rencananya. Flashback on.Percakapan miranda dan kelvin saja. "Kak aku sudah menunggumu di cafe X"ucap miranda dengan kelvin melalui panggilan suara. "Oke sebentar lagi aku sampai."balas kelvin dan panggilan berakhir. Miranda menghubungi kelvin untuk mengajaknya bertemu di cafe X untuk membahas pekerjaan yang miranda dapatkan. "Kak maafkan aku telah mengajakmu bertemu se-pagi ini,tapi ini sangat penting kak." "Ya baiklah aku juga ingin bertemu denganmu untuk memastikan keadaanmu." "Ahhk aku sudah dewasa kak tentu saja aku bisa menjaga diri." "Ya kau selalu berkata seperti itu dan aku akan mempercayaimu,apa yang ingin kau katakan?." "Aku sudah mendapat pekerjaan dan sudah terima besok aku akan langsung melakukan interview." "Baguslah kuharap kau tidak mudah bosan dengan pekerjaanmu,tapi kau melamar pekerjaan dimana?" "Aku masuk diperusahaan 'williana group',bagaimana pendapatmu?." "Bagus aku akan membantunu juga dan itu tentu akan mempermudah rencana kita,kau harus tetap berhati-hati jangan bersikap yang bisa membuat mereka curiga padamu." "Ya aku tau itu,baiklah sekarang kita habiskan sarapan ini dulu setelah ini aku juga harus pergi." "Ya kau hati-hati,jika ada sesuatu hubungi aku. Flashbak off.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN