Brick Lane?

1520 Kata
Hai guys thankyou masih nungguin eps selanjutnya and ini masih dicerita masa lalu ya supaya kalian bisa menikmati ceritanya dan dapat feelnya hehe. Happy Reading. Flashback onn. Mansion marchell. Dua hari sudah stella dimansion marchell,dan dua hari itu stella tidak boleh melakukan kegiatan apapun dan marchell melarangnya untuk keluar dari mansion itu.Bodyguard marchell berserakan diwilayah mansion marchell,untuk menjaga keamanan dan tentunya itu untuk stella dan marchell. Namun pagi ini suara perdebatan stella dan marchell sudah mengisi udara mansion itu dan saat ini stella sedang duduk bersama marchell ditaman samping mansion itu. "Marchell?,aku bosan harus diam disini terus.Kau mengurungku disini seperti tahanan.Aku tidak apa-apa marchell.Please!"mohon stella. "No sayang,aku seperti ini demi kesehatanmu dan juga calon bayi kita."tolak marchell. "Tapi kalau aku terus seperti ini juga aku bosan,aku ingin keluar.Menikmati udara luar marchell dan kenapa kau jadi seperti ini? Aku ini tidak penyakitan marchell."protes stella dan membuat marchell terkekeh mendengar itu. "Ppffttt...yang bilang kau penyakitan siapa sayang? Aku seperti ini hanya khawatir kau akan kelelahan dan itu sangat bahaya untuk kandunganmu itu."jawab marchell menahan tawanya karna takut membuat stella marah,karna belakangan ini stella jadi sedikit sensi mungkin karna kehamilannya.Itu fikiran marchell. "Aku baik-baik saja marchell! Aku tidak merasakan lelah sedikitpun dan justru aku diam seperti ini saja yang membuatku lelah."bela stella tetap. "Baiklah,aku mengalah.Tapi kau harus berjanji untuk tidak lelah dan ingat usia kandunganmu itu masih lemah!."jawab marchell pasrah namun tetap memberi stella peringatan untuk tidak lelah karna mengingat usia kandungan stella masih lemah. "Hufftt...kau ini seperti dokter saja dan terlalu posesive dengan usia kandunganku."protes stella. "Tentu saja sayang,usia kandunganmu itu baru 1 minggu sayang.Jangan seperti orang bodoh stella! Ingat!"jawab marchell. Deg! Seketika detak jantung stella berhenti berdetak,mendengan jawaban marchell. Bagaimana bisa marchell mengatakan usia kandungan stella baru 1 minggu? Tentu saja ia mengatakan seperti karna kemarin ia belum mendengar semua penjelasan dokter mengenai kandungan stella. Marchell hanya mendengar di inti saja ketika dokter itu mengatakan. 'Maaf tuan,saat ini nona stella sedang hamil' 'HAMIL???' 'Iya tuan,dan saat ini usia kand-' Brakkk! Pintu ruangan dokter elish terbanting keras,karna marchell yang langsung berlari keluar dan tak lupa senyum yang merekah dibibirnya. Dokter Elish yang melihat itu hanya bisa geleng-geleng tersenyum melihat sikap Ketua mafia dan ceo terkaya diLondon itu ternyata sedikit lucu. Seperti itulah yang didengar marchell saat dokter mengatakan stella hamil,namun setelah mendengar itu marchell langsung berlari keluar dari ruangan dokter elish tanpa permisi dan tanpa mau mendengar penjelasan dokter itu lagi. Terlalu bahagia untuk marchell,refleks membuatnya terkejut bahagia seperti itu.Kabar baik inilah yang sedang ditunggunya. "Tentu saja aku tidak bodoh marchell,tapi kau yang terlalu berlebihan seperti itu."desis stella dan langsung masuk meninggalkan marchell sendiri dikursi panjang putih itu. Sungguh hati stella saat ini gelisah,ia merasa bersalah pada marchell.Karna telah mengkhianati marchell yang setulus itu padanya,namun ia bisa apa karna ia hanya mencintai Luke saat ini dan marchell hanya lelaki yang dijodohkan keluarganya,awalnya stella mau belajar membuka hatinya untuk marchell,namun gagal karna marchell terlalu sibuk dengan bisnisnya dan sampai ia bertemu dengan Luke.Kehadiran luke baginya,sebuah kenyamanan dan kehangatan yang ia cari selama ini. 'Kau akan tetap akan bersamaku Stella Anggiansa!'batin marchell,melihat stella pergi membuatnya tersenyum dan tak lupa kadar ketampanannya menambah. *** Sehari sebelum pernikahan marchell dan stella. "Bagaiman? Apa sudah dapat?" "Sudah tuan,ini berkasnya."jawab lelaki itu dan menyerahkan berkas pada luke. "Baiklah,kau boleh keluar sekarang."perintah luke dan langsung diangguki lelaki untuk permisi keluar. "Sudah kukatakan stella,juka terjadi sesuatu pada b******n itu jangan salahkan aku."gumam luke sendiri yang membaca berkas yang baru saja diberikan oleh salah satu bodyguardnya. Ternyata luke sudah merencanakan sesuatu untuk menggagalkan pernikahan stella dan marchell.Tanpa ia ketahui kalau rencananya itu sudah diketahui oleh stella. --- Hari pernikahan marchel dan stella. "Hallo?" "Ah marchell,akhirnya kamu mengangkat telpon mommy sayang." "Why mom? Aku sedang siap-siap saat ini,ada masalah apa?" "Begini sayang,adikmu tidak mau datang ke acara pernikahanmu kalau kamu tidak menjemputnya.mommy sudah mengatakan kalau kamu sekarang ini pasti sibuk karna ini acara pernikahanmu nak tapi bella tetap memaksa mommy untuk menelponmu mengatakan kalau dia hanya mau dijemput olehmu nak." "Haha...sudah mommy tenang saja,aku masih ada waktu untuk menjeputnya dan kabarkan dia untuk tidak membuatku menunggunya." "Tapi say-" "Mommy tenang saja,aku masih ada waktu 1 jam dari sekarang dan sekarang aku akan menjeputnya." Tut! Tut! Tut! Marchell baru saja mendapat kabar kalau adikmu tidak mau datang ke acara pernikahannya,kalau marchell tidak menjemputnya. "Memang anak manja."gumam marchell setelah mengahkiri panggilannya dengan mommynya. Dan tanpa disadari,ada seseorang yang mendengar semua percakapan marchell dengan mommynya itu. "Bergerak sekarang!"perintah seseorang itu pada ponselnya,dan rupanya ia salah satu mata-mata dari luke. --- "Sayang,aku akan menjemput bella sebentar ya?."izin marchell pada stella yang saat ini sedang siap-siap dibantu oleh para perias terkenal. "Baiklah,kau hati-hati." "Tentu sayang." Cup! Marchell mengecup bibir stella sekilas,sebelum pergi dan membuat stella tersenyum,namun dihatinya begitu banyak rasa bersalah dan penyelasan karna melihat raut wajah marchell yang begitu bahagia. "d**k,aku akan menjemput bella.Siapkan mobilku."suruh marchell. "Maaf tuan,mobil anda sedang diperjalanan menuju kesini tuan karna tadi saya memerintahkan Grue untuk memeriksanya sebelum anda menggunakannya besok menuju mansion anda yang dibukit tuan."jelas d**k. "Baiklah d**k,tidak masalah."jawab marchell. "Kalau anda tidak keberatan,mobil nona stella sudah ada didepan saat ini atau saya akan siapkan mobil yang lain sekarang."tawar d**k. "Tidak masalah d**k,biar aku pakai mobil stella saja,karna waktuku tidak banyak lagi."jawab marchell,lalu pergi meninggalkan d**k. Marchell langsung mengendarai mobil stella,untuk menjemput adik manjanya itu.Namun tak berselang lama mobil marchell datang yang dikendarai oleh grue,salah satu bodyguard marchell. Setelah terparkir sempurna didepan,grue langsung meninggalkan mobil itu dan masuk menuju d**k untuk memberikan kuncinya.Tanpa disadari kepergian grue seseorang baru saja datang dan entah apa yang ia lakukan dibawah mobil milik marchell. Iya rupanya mereka salah sasaran dan terlambat melakukan itu,rencananya untuk melenyapkan marchell namun salah karna marchell sudah pergi terlebih dahulu menggunakan mobil stella.Entah siapa yang akan terlenyapkan oleh rencana Luke itu. "Saya sudah lakukan tuan."lapor seseorang itu melalui panggilan,dan mengatakan ia telah melakukan tugas yang diberikan atasannya itu untuk mensabotase mobil milik marchell yang baru saja datang itu. "Baiklah,tinggal menunggu kabar baiknya.Haha..."jawab seseorang diseberang sana dengan gelak tawanya yang terdengar begitu puas.Tentu saja itu Luke Williana. --- Ting! Ponsel stella berbunyi,menandakan sebuah pesan baru saja masuk dan tak lama stella langsung membuka pesan itu. Luke. 'Jangan salahkan aku,kalau terjadi sesuatu pada b******n itu.Sayang.' Seketika ia langsung terkejut membaca isi pesan itu,tangannya bergetar dan badanya mulai lemas. "Tidak-tidak ini tidak boleh terjadi,aku harus menyelamatkan marchell."guman stella sendiri seakan ia mengerti maksud pesan yang luke kirimkan barusan,pikirannya langsung mengarah pada marchell yang saat ini sedang menjemput bella. "Nona!,anda mau kemana?" "Maafkan aku,tapi ini sangat penting!." "Tapi pernikahan anda sebentar lagi akan dimulai nona!" "Tidak d**k! Marchell sedang dalam bahaya." "Maksu-." Stella berlari keluar,belum selesai d**k untuk mencegah stella.Namun stella lebih dulu berlari dan menuju mobil marchell yang sangat pas didepan pintu utama mansion marchell itu. Tanpa pikir panjang,stella langsung masuk ke mobil marchell dan langsung mengendarainya. *** Drtt! Drtt! Drtt! Ponsel marchell berdering dibalik celana stelan texudonya itu,namun saat ia melihat nama yang terpampang dilayar ponselnya itu ia mengeryitkan dahinya. "Siapa yang telpon kak?"tanya bella yang juga melihat marchell yang rupanya bingung. "Dick."jawabnya singkat. "Angkat saja siapa tau penting."ucap bella yang langsung dibalas anggukan marchell. Jari marchell mengusap tombol hijau itu ke arah kanan dan langsung menempelkan ponselnya ke arah telinganya. "Hallo tuan?" "Ya d**k? Ada apa?"jawab marchell. "Maaf tuan,tapi nona stella kabur dari mansion.Tapi nona mengatakan kalau anda dalam bahaya."ucap d**k diseberang sana dan seketika dahi marchell kembali berkerut mendengar ucapan d**k. "Maksudnya bagaiman d**k? Stella kabur?."jawabnya. "Iya tuan,tadi nona stella lari begitu saja dan ia mengatakan kalau anda sedang dalam bahaya.Apa anda baik-baik saja?" "Tentu saja d**k,ini aku sedang dalam perjalanan menuju mansion bersama bella." "Syukurlah kalau anda baik-baik saja,tapi saya harus mengejar nona stella dulu tuan." "Baiklah,aku juga akan mencari stella." Tut! Tut! Tut! Marchell memutuskan panggilan itu cepat dan segera membuka gps yang ada diponselnya itu yang tersambung pada mobil marchell. "Brick Lane?"gumamnya sendiri setelah melihat posisi mobil marchel saat ini yang dikendarai oleh stella. "Ada apa dia disana?."tanya bella yang juga memperhatikan layar ponsel marchell. "Entahlah,kita akan kesana sekarang."jawab marchell lalu langsung mengendarai mobilnya lebih cepat menuju brick lane. --- "Kenapa remnya tidak berfungsi,aku harus bagaimana ini?"ucap stella sendiri yang sambil menginjak-nginjak rem mobil itu namun tidak berfungsi sama sekali. "Tidak-tidak aku harus bisa menyelamatkan diriku,saat ini aku sedang mengandung."gumamnya kembali. 'Tuhan tolong aku!'batinnya tetap berdoa. Ciiiittttt! Brakkkk! "Maafkan aku luke tidak bisa menjaga anakmu,dan maafkan aku marchell tidak bisa menyelamatkanmu dari luke."lirih stella lemah saat mobil marchell kini sudah terbalik dan entah bagaimana lawannya itu apakah ia selamat atau nasibnya sama seperti stella. Namun takdir berkata beda dan seketika bunyi tubrukan dua mobil itu menjadi satu dan kondisi mobil itu sangat mengenaskan. Tapi sebuah mobil sport berwarna merah dengan cepat berhenti dilokasi tempat kecelakaan itu dan orang yang didalam mobil itu cepat berlari ke arah mobil yang tepat berbalik dan rupanya ia menarik seseorang didalam mobil yang terbalik itu dan membawanya masuk ke dalam mobilnya dan seketika suara kedakan menggema dilokasi itu. Duaaarrrrr!!! Kobaran api begitu semangat keluar dari ledakan mobil yang terbalik itu. Thankyou buat kalian yang selalu setia nungguin eps selanjutnya and don't forget to support my story,byeee... Maaf ya gaes kalau ceritanya sedikit ngebosenin soalnya dipart-part ini kalian harus tau dulu masalalu marchell.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN