Setelah sang dokter mendatangi resepsionis dan mengatakan bahwa anak remaja yang bertemu dengannya di lift adalah seorang pasien yang kabur dari rumah sakit ini, resepsionis langsung menanggapi perkataan itu dengan tertawa kecil, bahkan terdengar cukup jelas. Resepsionis itu tertawa karena baru kali ini ia melihat seorang dokter jenius bisa dibodohi oleh seorang anak remaja yang bahkan tidak diketahui berasal dari mana. Dokter itu sendiri masih terlihat bingung dengan apa yang harus ia lakukan sekarang. Wajahnya tampak ragu, lalu ia meminta sebuah saran dari resepsionis. Resepsionis menanggapinya dengan mengatakan bahwa lebih baik sang dokter kembali ke gedung hotel yang telah ia ceritakan sebelumnya, karena kemungkinan besar anak itu masih berada di sana, mengingat tidak mungkin seorang

