022

850 Kata

Setelah Alex mengobrol singkat dan bertemu dengan sang dokter di dalam lift, pintu lift akhirnya terbuka. Tanpa menunggu lama, Alex langsung melangkah keluar dan pamit begitu saja, jelas ingin segera menjauh dari wanita yang berdiri di depannya itu. Wanita tersebut sempat berkata dengan nada setengah menasihati, “Makannya yang banyak, supaya pertumbuhanmu tidak terganggu. Jadilah anak baik, jangan jadi anak mesum.” Alex yang sudah cukup kesal hanya mendecak pelan dan bergegas pergi. Namun baru beberapa langkah ia melangkah, suara wanita itu kembali terdengar. “Tunggu.” Alex berhenti, lalu menoleh dengan ekspresi tidak sabar. “Apa lagi yang ingin kau lakukan?” katanya dengan nada kesal. Wanita itu menatapnya sebentar, lalu bertanya, “Siapa namamu?” Alex menjawab singkat dan dingin,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN