Alex masih terlihat kesal saat menatap kertas yang tadi tergantung di kaki burung elang—pesan dari Dark Spotter yang terasa datang di waktu paling tidak tepat. Ia menarik napas panjang, mencoba memahami isi misi itu sambil memaksa dirinya untuk tetap santai. Bagaimanapun juga, tubuhnya masih berada dalam masa pemulihan, dan ia tidak ingin pikirannya semakin terbebani. Saat Alex masih tenggelam dalam pikirannya, tiba-tiba terdengar ketukan pelan di pintu kamar hotelnya. “Siapa?” tanya Alex dengan suara datar. “Ini saya, anggota Number,” jawab suara dari balik pintu. Alex langsung mengenali suara itu—suara tersebut terdengar sangat familiar, mirip dengan 01. Tanpa ragu, Alex menyuruhnya masuk. Pintu pun terbuka, dan 01 melangkah masuk ke dalam kamar. “Kapten, ayo turun ke lantai bawah.

