"Kenapa murung?" Fabian bertanya. Mereka pulang bersama lagi sore itu, Fabian menunggu Aurora keluar dari kantor dan menjemputnya. Aurora berkata kalau itu akan menarik perhatian orang-orang. Tapi Fabian tidak perduli. "Nggak," sahut Aurora. "Apa karena tadi Vella datang?" Fabian merasa geli, apa dia cemburu? "Menurut Fabian, apa Rora harus mempermasalahkan itu?" "Aku nggak tahu, siapa tahu, aku yang kurang peka terhadap perasaan perempuan. Jadi, kau bisa mengatakannya padaku." "Kalau Rora katakan, apa akan ada perubahan?" "Tentu saja ada, kenapa bersikap seperti ini? Galak sekali hari ini? pasti ada sesuatu, kan?" "Kalaupun Rora katakan, apakah Fabian percaya? Fabian nggak berpikir kalau Rora hanya ingin membuat panas situasi?" "Kau bicara apa? Aku sampai detik ini nggak menger

