Kamulah Takdirku

1713 Kata

Gita menggeliat pelan, meregangkan kaki yang terasa kaku karena kelamaan ditekuk. Wanita itu meringis merasakan nyeri pada kedua lututnya. Makin besar kehamilan, makin banyak yang ia rasakan. Sekarang ia makin mengerti kenapa nabi Muhammad menekankan kata ibumu sampai tiga kali kemudian baru ayah. Nyatanya perjuangan untuk menjadi seorang ibu itu memang tidak mudah. Wanita itu memijit-mijit kedua kakinya secara bergantian--hal yang biasa dilakukan hampir setiap bangun pagi oleh Pram. Ingat laki-laki itu, wajahnya kembali muram. Pram tidak pulang semalaman. Atau sebenarnya pulang tapi tidak berani masuk kamar? Ah, tiba-tiba saja ia berharap alasan yang kedua. Tapi mungkinkah? Bukankah secara tidak langsung ia telah mengusir sang suami? Bisa jadi laki-laki itu masih marah padanya. Lalu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN