Setahun kemudian ... "Smash!" Sorakan penonton membahana seiring teriakan Ammar pada pukulan terakhirnya, sekaligus menutup pertandingan badminton antar sekolah menengah atas sejabodetabek sore itu. Ucapan selamat penuh haru dari guru pembina dan beberapa orang dari kursi penonton di lapangan itu berebut mengalir untuk keberhasilannya menaklukkan sang juara bertahan. Euforia di dalam aula serba guna itu mengundang perhatian seorang anak perempuan yang baru beberapa jam lalu resmi menjadi siswa di sekolah ini. "Dia ketua OSIS yang juga bintang sekolah. Selain berprestasi secara akademik dia juga jago dalam berbagai cabang olah raga. Mana tampan pula. Tak heran jika ia menjadi incaran banyak siswa putri di sekolah ini," ujar temannya saat menyadari ke mana arah tatapan siswa baru itu. "

