Reuni Keluarga

1126 Kata

Beberapa menit menjelang adzan Maghrib, Pram, Gita dan Ammar--putra semata wayang mereka, kembali ke rumah besar itu. Di halaman terlihat kesibukan lebih dari biasanya. Beberapa orang berkumpul di depan sebuah mobil sedan warna putih. "Sepertinya ada yang baru datang," ujar Pram menerka. Gita mengangguk. "Suami Hesti dan anak-anaknya mungkin. Bukannya kemarin dia bilang mereka akan menyusul?" sahutnya setelah mengamati gerombolan itu. "Bisa jadi." Di saat yang bersamaan seorang pria yang baru turun dari mobil tersebut menoleh. Senyumnya seketika melebar. Dugaan Pram dan Gita benar. Pria itu tak lain suami Hesti. Sedikit mempercepat langkah, keduanya mendekat. Ikut nimbrung bersama keluarga yang tengah tumpah ruah di pekarangan itu. Lalu saling sapa sebagaimana layaknya kerabat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN