Ponsel yang tergeletak di meja rias menyala. Gita yang sedang sibuk merias wajah melirik benda pipih itu. Senyum semringah memekar di bibirnya demi melihat nama siapa yang tertera di layar. "Kamu dah nyampe mana, Mas? Aku dah rapi nih. Acaranya kira-kira dua jam lagi akan dimulai," berondong wanita itu begitu panggilan telpon tersambung. Hari ini Vano, putra sulung Aldo dan Raline merayakan ulang tahun ke-lima. Tadi sebelum berangkat, Pram berjanji akan langsung pulang pada saat jam makan siang. Di undangan tertulis acara akan dimulai jam dua siang. Karena itulah setelah sholat zuhur, Gita langsung bersiap. Jadi saat Pram sampai di rumah nanti mereka bisa langsung berangkat ke kediaman Aldo. "Nah, itu dia, Sayang. Saya nggak bisa ikut. Meeting akan dilanjutkan lagi nanti setelah se

