CSLY 41

1034 Kata

Natya langsung bangkit ketika melihat lampu merah di atas pintu ruang operasi yang semula hidup berubah padam. Darmadi dan Linda yang masih terpengkur memandang Natya bingung. "Operasinya sudah selesai," gumam Natya tanpa sadar, sontak membuat Darmadi dan dan Linda pun bangkit kemudian. Kecemasan terlihat jelas pada raut masing-masing. Benar saja, tidak lama kemudian pintu ruang operasi terbuka. Tampak beberapa Perawat dan Dokter keluar dari ruangan itu. Salah satu dari Dokter tersebut menghampiri mereka. Raut wajah sang Dokter sulit ditebak, meski tampak lelah beliau tetap mengulas senyum tipis, menyapa mereka begitu ramah. Kemudian bertanya, "Keluarga pasien?" "Iya, Pak Dokter. Saya Ayahnya. Bagaimana kondisi anak saya?" ujar Darmadi langsung angkat bicara tidak sabar. Se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN