Delapan tahun yang lalu... Sejak pagi tadi sebelum berangkat sekolah, Natya merasakan melilit yang mendera di perutnya. Awalnya tidak ambil pusing karena sakitnya masih bisa tertahan. Sampai pelajaran olahraga berlangsung, rasa sakitnya justru kian menganggu. Namun tetap Natya hiraukan. Tiba-tiba Siska menepuk bahunya dari belakang. "Lo dapet, Nat?" Natya mengernyit bingung. "Enggak sih-" "Celana olahraga lo basah. Warna cokelat," bisik Siska menukas. "Aish!" decak Natya tertahan setelah memutar badan meneliti. Benar saja, celana training olahraganya bernoda merah kecokelat lumayan besar. "Lo udah selesai ambil nilai ‘kan? Nanti gue bilang ke Pak Guru kalau lo izin," usul Siska berbaik hati menawarkan. "Makasih loh, gue ganti baju duluan, deh." Setelah mendapat anggukan ok

