Bab 14 – Candle Light Dinner

1700 Kata

“Assalamualaikum." Seorang laki-laki terlihat mengetuk pintu. Beberapa menit dia mencoba mengetuk pintu. Namun tidak ada yang menjawab. "Permisi. Apa nggak ada orang ya. Aku coba telepon Aleyra aja kali, ya." Dia membuka HP-nya lalu mencari kontak Aleyra dan meneleponnya. Namun, panggilannya tidak dijawab. "Aleyra ke mana, ya. Dari semalam aku telepon nggak diangkat. Sekarang juga nggak ada orangnya." Dari depan rumah datang seorang ibu-ibu paruh baya dan ternyata itu adalah Runi-bibi Aleyra. "Nak, cari siapa?" Runi menjawil bahu Bimo, hal itu membuatnya kaget. "Eh, Ibu. Ini Bu, saya cari Aleyra. Aleyra ke mana, ya. Dua hari ini aku telepon nggak diangkat-angkat. Apa Aleyra ada di dalam, Bu?" tanyanya penasaran. Runi menggelengkan kepala. "Dia sudah tidak tinggal di sini, nak. Dua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN