Setelah pertengkaran dengan papanya, Bimo langsung menuju ke kamar. Dia tak habis pikir selalu saja ada pertengkaran yang terjadi, padahal dia tidak melakukan hal yang tidak-tidak. Sebenarnya dia tidak tau kenapa papanya tidak suka dengan gadis yang dicintainya. Padahal papanya belum tau bagaiamana Aleyra. Dia yakin tak akan salah memilih wanita, dia akan membuktikan kepada papanya kalau apa yang dia perjuangkan akan dia dapatkan suatu saat nanti. Saat mereka berdua sudah benar-benar siap melangkahkan kaki menuju ibadah yang paling panjang, yaitu ikatan pernikahan. Tok tok tok Sarah mengetuk pintu kamar anak lelakinya, dia ingin memastikan kalau anaknya baik-baik saja setelah perdebatan sengit dengan papanya. Bimo mempersilakan mamanya masuk. Sarah memposisikan diri

