_
“ gimana nih? Kita mesti urusin geng Sora dulu apa tetep Fokus sama David? “ tanya Tora yang sedang duduk di samping Bintang.
“ hemm! Menurut lu gimana Tang!? “ ucap Arya, bertanya kepada seorang wakil kapten yang bisa diandalkan kecerdasannya itu.
_
“ gua rasa lu tetep Fokus sama David aja Tor! Karna cuman lu doang yang bisa ngejalanin tugas itu. Kalo soal Sora biar gua yang urus kita ga punya banyak waktu “ balas Bintang sambil sambil menghisap rokok di tangan.
_
“ iya sih bener apa kata Bintang. Nanti kalo udah ketauan siapa David, baru kita rancang rencana selanjutnya “ ucap Arya.
“ oke kalo itu keputusan lu berdua gua juga setuju “
_
Bimo yang sudah tidur lebih dulu tidak mendengarkan rencana mereka.
“ udah gua tidur duluan. Nanti kunci pintunya Tang! Kalo lu pada masih blom ngantuk, noh PS ada, main aja! Ucap Arya yang sudah merasa mengantuk. Meskipun Arya sering tertidur lebih awal, tetapi dia selalu kesiangan akibat susah bangun pagi.
_
“ iya santai aja “ ucap Tora.
_
Bagi para lelaki, hal yang paling seru ketika menghabiskan waktu luang adalah bermain PS. Mereka yang memiliki hobi itu terkadang rela bergadang semalaman hanya untuk bermain.
_
_
*******
_
Hari sudah terang. Waktu menunjuk pukul 07:00 pagi. Tidak biasanya Arya terbangun sepagi ini. Tora dan Bintang sudah stand by di ruang tamu sambil menikmati kopi dipagi hari.
Arya yang baru keluar dari kamarnya berjalan menuju kamar mandi dan menunggu giliran, karna Bimo masih di dalam dan baru saja masuk.
Suasana rumah Arya sudah seperti sebuah kost-an laki-laki.
Meski begitu, Arya merasa senang tidak merasa kesepian lagi karna sudah ada yang menemani. Terutama Bintang yang memutuskan untuk tinggal bersama, dan Bimo yang selalu menginap ketika Bimo merasa bosan di rumah.
_
_
“ cepet apa Bim. Tubuh gua kalo ga kena air suka ngantuk lagi “ ucap Arya di depan pintu kamar mandi.
“ bentar gua lagi handukan “ balas Bimo.
_
_
Di ruang tamu ada Bintang dan Tora yang sudah rapih menunggu dua pria lainnya selesai mandi dan langsung berangkat ke tujuan masing-masing.
_
“ terus lu langsung ke markas the lost apa ke kantor dulu? “ tanya Bintang kepada Tora sambil menyantap sepiring pisang goreng yang ia buat.
“ kayaknya sih gua ke kantor dulu, buat ngelaporin situasi sekaligus nyampein susunan rencana kita, kalo udah dikonfirmasi kan enak “ balasnya.
“ lu ngelakuin kayak gini ga takut ketauan sama anggota lain? Dengan cara lu keluar masuk kantor polisi emang gak ada yang curiga? “ tanya Bintang yang memang perlu diketahui.
“ lumayan repot sih! Gua mesti ganti baju dulu ke rumah! Untung aja akses jalan ke rumah gua tuh banyak! Jadi aman-aman aja! Tapi kadang ngerepotin sih! Gua ngerasa kayak gini emang udah biasa aja! Emang udah tugas gua juga kan! “ jawab Tora yang membuat Bintang merasa lega karna sudah tau jawabannya.
“ ouu gitu! Iya juga sih ya! Repot kalo belom biasa mah “
_
Melihat dua orang yang terlihat cool saling berbicara membuat Bimo merasa iri dengan kegantengan mereka berdua. Menurut Bimo, mereka berdua terlihat keren.
_
“ bahas apaan sih lu berdua! Btw lu Tor, udah punya pacar belum? “ tanya Bimo. Dia selalu menanyakan itu ketika berkenalan dengan seseorang karna sifat cemburunya akibat belum pernah pacara.
Setiap kali Bimo mendengar orang berpacaran, Bimo selalu kesal karna merasa tersaingi.
_
“ belom “ jawab Tora.
“ hehe! Kadang cewe tuh ngebosenin yak! Gua aja baru mutusin ke 3 pacar gua “ ucap Bimo membuat Bintang merasa geli dengan kebohongannya.
“ gua belom pernah pacaran!” ucap Tora.
“ wahhh yang bener! Kalo lu belom pernah pacaran pasti ngerasa iri kan sama orang yang udah pernah pacaran. Apalagi kalo sampe ga ada cewe yang suka sama lu “ ucapan Bimo tersebut adalah menceritakan sifat aslinya sendiri.
Bintang hanya memberikan sedikit senyuman sekaligus geram karna mendengar kebohongan Bimo yang berlebihan.
_
“ gua denger lu lagi nyamar yah! Kerja jadi polisi gajinya berapa? “ tanya Bimo.
“ cukuplah buat makan “
“ kepo banget si lu “ ucap Bintang.
“ yee! Ga ada salahnya gua nanya “
_
_
“ lu udah pada sarapan belom? “ tanya Arya yang baru keluar dari kamar sehabis rapih-rapih.
“ belom gua makan inian doang nih “ Bintang yang menunjuk piring yang berisi pisang goreng buatannya.
“ bukannya beli nasi ke depan Tang! Si Tora belom makan kali dari semalem “ ucap Arya.
“ udah selow aja. Gua sarapan di kantor aja entar “ jawab Tora.
_
“ yaudah kalo gitu kita berangkat aja! “ ucap Arya.
Mereka bertiga berdiri dan mengikuti Arya.
“ kunci pintu Tang. Kuncinya taro di tempat biasa “ ucap Arya.
_
_
Tora berpisah di perjalanan karna dia harus pergi ke kantor terlebih dahulu. Arya dan Bintang pergi ke markas dan Bimo pergi ke perbatasan.
Tugas divisi sansan yang di pimpin oleh Bimo memiliki jadwal yang berbeda. Pada saat malam hari perbatasan itu di jaga oleh Doni wakil dari Bimo.
Doni adalah anggota terkuat yang dipilih oleh Bimo untuk dijadikan wakil divisi sansan. Kekuatan Doni sendiri sudah hampir setara dengan Bimo.
Anggota sansan terdiri dari 30 anggota. Dan terbagi menjadi dua bagian. Terkadang divisi Bintang juga ikut membantu berjaga ketika kota sedang mengalami kekacauan. Contohnya tadi malam. Bintang memerintahkan bawahannya untuk ikut berjaga, menyadari keadaan kota sedang tidak baik.
_
_
“ hari ini kita ke mana? “ tanya Arya.
“ ke markas aja dulu, kita kumpulin pasus buat nyusun rencana “ jawab Bintang.
“ okelah. Kita sarapan dulu. Cari warung nasi “
Meskipun Arya kesulitan mencari uang. Tetapi dia tidak pernah berhenti untuk peduli terhadap teman. Mengingat Bintang yang sudah tidak punya siapa-siapa lagi dan Arya juga merasakan apa yang dia rasakan.
Melihat keadaan kota semakin kacau membuat Bintang kesulitan untuk mencari pekerjaan.
Banyak pengangguran di kota tersebut, mulai dari para remaja yang malah terprovokasi untuk menjadi anggota geng. Begitu juga para pedagang yang kesulitan untuk berjualan. Banyak toko-toko yang tutup dikarenakan sering mengalami kerugian karna harus membayar jatah pada geng-geng wilayah. Jika tidak membayar maka keamanan toko tidak akan terjamin, menurut mereka.
Arya bertujuan ingin menyingkirkan the lost agar warga sekitar terbebas dari kekuasaan. Tetapi itu bukanlah hal yang mudah. seiring berjalannya waktu kekuasaan dari geng Arya terus bertambah Arya masih kesulitan untuk membuat the lost tunduk padanya. Masih banyak kekurangan mulai dari informasi dan beberapa tambahan anggota yang bisa dipercaya. Arya juga perlu menghapus beberapa anggota jika ada kemungkinan bahwa beberapa dari mereka ada yang berkhianat
_
_
Setelah selesai makan di salah satu rumah makan yang lokasinya tidak jauh dari markas gumpalan. Arya dan Bintang pergi menuju markas. Di sana sudah ada Farel, Gin dan San, tinggal Mamat dan Toni saja yang belum datang.
“ lu udah hubungin mereka kan? “ tanya Arya kepada Bintang. Yang mereka maksudkan adalah pasus.
“ udah. Toni sama Mamat aja yang belum dateng “ jawab Bintang.
_
_
Dalam perjalanan menuju markas. Arya dan Bintang melihat seorang bapak-bapak pemilik toko sedang memohon kepada tiga orang anggota geng the lost lantaran tidak bisa membayar jatah. Salah satu diantara mereka adalah seorang komandan divisi the lost.
Melihat hal itu, tentu saja Arya tidak akan tinggal diam. Arya menyuruh Bintang untuk menghajar ketiga orang tersebut.
“ tolong lu urus Tang “ ujar Arya.
“.....” Bintang berjalan menuju kegaduhan tersebut sambil menginjak sebatang rokok yang baru saja ia hisap.
Tanpa sepatah kata Bintang langsung menyerang komandan divisi tersebut dari belakang. Bintang mengincar pundak orang tersebut dengan pukulan keras. Pukulan itu cukup kuat untuk mematahkan tulang. Sehingga membuat sasarannya terjatuh.
_
“ pagi-pagi gini udah nyari masalah “ ucap Bintang .
“ brukkk!!! “ suara orang terjatuh.
“ woyy! Siapa lu! Berani nantangin kita “ ucap salah satu rekan komandan itu.
“.....”
Bintang langsung menendang leher kedua orang lainnya yang juga anggota the lost. Arya mengalahkan mereka hanya dengan satu serangan pada setiap orang tersebut.
_
Salah satu dari mereka membangunkan rekannya yang dibuat pingsan oleh Bintang dan berlari meninggalkan toko tersebut.
“ makasih banyak nak! Udah nolongin bapak “ ucap pemilik toko.
“ sama-sama pak! “ balas Bintang yang kemudian meninggalkan toko.
_
Melihat hal itu. Arya merasa Bintang sudah cukup kuat untuk melawan seorang petinggi dari geng manapun. Seriring berjalannya waktu kini Bintang sudah terbiasa untuk melatih diri dan menguji kemampuannya.
_
“ gak sia-sia gua pilih lu sebagai wakil kapten “ ujar Arya yang memuji Bintang.
“....”
Mereka kembali melanjutkan perjalanan menuju Markas dan bertemu dengan Toni dan Mamat yang juga sedang menuju ke sana.
_
“ Ton! “ panggilan untuk Toni yang sedang berjalan berdampingan dengan Mamat. Arya memanggilnya dari arah belakang.
_
“ eh bang! Emang ada apaan manggil kita? Ga biasanya pagi-pagi gini “ balas Toni.
“ nanti aja di markas kita bahas “ jawab Arya.
_
Setibanya di markas, mereka melihat Farel, San dan Gin sedang duduk di sofa usang tempat mereka berkumpul.
Arya memanfaatkan gudang kosong yang sudah tidak terpakai dan dijadikan sebagai markas geng gumpalan. Mereka memanfaatkan apa saja untuk di jadikan tempat duduk.
Gudang ini dulunya dijadikan sebagai tempat penyimpanan beras milik PT ternama di kota tersebut. PT tersebut mengalami kebangkrutan yang kemudian di tutup.
Letak gudang ini tidak jauh dari lokasi rumah Arya. Berjalan kaki saja hanya memakan waktu beberapa menit.
_
_
*******
_
_
“ jadi apa pembahasan kali ini bang? “ tanya Farel.
Keadaan markas sedang sepi dan hanya ada pasus, Arya dan Bintang saja. Mereka duduk melingkar di sofa usang dan kursi-kursi seadanya.
_
“ kita punya dua pembahasan. Yang pertama! Apa kalian sudah pernah dengar yang namanya geng Sora? Tanya Arya.
“ yang kemarin abang sama ka Laras omongin itu? kita cuman tau nama gengnya aja si, itu juga dari rumornya doang. Katanya si mereka ini geng bunglon “ jawab Toni.
_
“ salah satu dari geng kita, mungkin aja ada yang berkhianat dan berasal dari geng itu. Karna setiap rencana kita selalu tersebar dan gua rasa salah satu anggota ada yang membocorkannya. Entah berapa jumlah mereka yang ada di geng kita “ ucap Arya.
Bukan bermaksud mencurigai, Arya rasa salah satu dari pasus tidak mungkin berkhianat karna Arya tau setiap karakter dari mereka. Maka dari itu, dengan memberikan tugas untuk mencari tahu siapa pemimpin dari geng Sora, anggota pasus adalah divisi yang bisa dipercaya. Selain itu, indentitas mereka juga belum terbongkar. Tidak banyak orang yang tahu bahwa mereka adalag bagian dari geng gumpalan.
_
“ jadi, cepat atau lambat kita akan memulai pertempuran dengan the lost setelah sekutu kita berhasil mencari tau identitas asli David. Gua gak mau rencana ini gagal, maka dari itu gua nyuruh lu berlima untuk mencari informasi tentang geng Sora. Soal pengkhianat dari geng kita biar Bintang yang urus. Saat ini Laras juga udah mulai mencari tau si pengkhianat itu di geng Cafo “ Arya menjelaskan susunan rencana untuk menyingkirkan the lost kepada anggota pasus.
“ terus yang kedua apa bang? “ tanya Mamat.
“ yang kedua! Ini menyangkut David. Kita dapet informasi bahwa David adalah salah satu dari mafia. Belum jelas informasi ini, maka dari itu, selagi kalian mencari informasi tentang Sora, gua harap kalian bisa mendapatkan informasi lain mengenai mantan mafia di kota ini “ ucapan Arya tersebut membuat Farel sedikit tersinggung.
“ emang dulu di kota ini ada mafia juga bang? Kita baru tau loh! “ tanya Toni.
“ ada! Namanya Don annubis. Gali informasi tentang geng ini. Gua harap kalian bisa mendapatkannya “
Mendengar ucapan tersebut. Farel hanya terdiam kebingungan, Farel merasa ragu untuk mengatakan bahwa dia adalah anak dari mafia tersebut.
Farel sudah menyadari bahwa ini akan terjadi, tetapi dia masih belum siap untuk mengatakannya. Masih terlalu cepat bagi Arya untuk mengetahui siapa Farel sebenarnya. Meskipun Farel tau bahwa Arya tidak akan merasa kecewa terhadapnya. Tetapi orang-orang selain Arya pasti akan merasa kecewa setelah mengetahuinya.
Melihat semua tidak baik-baik saja pastinya setiap orang yang mengetahui bahwa Farel adalah anak dari seorang mafia, mereka akan merasa kecewa. Terlepas dari kesengsaraan yang mereka rasakan tidak akan merubah rasa kecewa mereka, meskipun Farel adalah anak asuh Arya.
Hanya orang-orang terdekatnya yang dapat mengerti apa yang dirasakan Farel.
_
_