Pulanglah teman!

2070 Kata
_ Suasana begitu menegangkan di sebuah jalan akses keluar masuk wilayah kekuasaan spade squad. Dua orang tengah bersiap-siap untuk bertarung satu lawan satu. Ada beberapa orang yang terkapar di sana, Tora hanya duduk dan terdiam sambil menghisap rokok di tangannya, dia memperhatikan pertarungan Riji dengan Faulus, pertarungan yang menentukan siapa yang terkuat di antara mereka yang menyandang gelar petinggi dari sebuah geng. _ Riji maju lebih dulu dan menyerang Faulus dengan sebuah pukulan yang mengarah ke wajah, Faulus berhasil menghindari serangan itu dan menyerang balik dengan sebuah tendangan. _ Tora duduk santai di bangku caffe yang sedang tutup. Melihat pada awal mereka bertarung, Tora sedikit terkejut dengan Faulus yang tidak merasa takut melawan Riji. Siapa sangka! Orang-orang dari geng Dest diamond ada beberapa anggota yang tidak berani melawan Riji. Orang yang bertubuh kekar dan berambut gondrong kriting itu bagaikan singa jantan di hadapan mereka yang mengetahui latar belakangnya. Namun berbeda dengan Faulus, orang terkuat ke tiga di geng spade squad ini tidak memiliki rasa takut sedikitpun. Raka memilih Faulus untuk menjadi seorang petinggi sekaligus pemimpin divisi kedua dari geng spade squad. Keterampilannya dalam hal bertarung memang tidak bisa diragukan lagi! Tetapi hobinya yang ia sukai membuat orang enggan untuk mengajak dia melakukan hal yang rumit ( orang yang tidak mau ribet / orang yang simpel ). Raka sebagai pemimpin genf spade squad selalu saja dibuat kesal olehnya. _ _ “ kuat juga tu orang “ ucap Tora yang sedang memperhatikan pertarungan Riji dan Faulus. Meskipun Faulus terkena serangan Riji berkali-kali, masih tetap berdiri. Bertubuh kurus bukan berarti lemah dalam hal bertarung. Faulus membuktikan bahwa nama yang menyandang petinggi bukanlah hembusan angin semata. _ _ _ Di markas Gumpalan. Bintang sudah mengumpulkan setiap wakil komandan divisi yang berjumlah tiga orang. Masing-masing dari mereka diberikan tugas yang berbeda-beda untuk mencari pengkhianat pada setiap anggota. Doni, wakil dari divisi sansan ditugaskan untuk mencari tahu siapa orang yang sering bepergian pada sip malam, pada saat divisi sansan menjaga wilayah. Joshep, wakil dari divisi Bintang ditugaskan untuk memata-matai beberapa anggota yang sudah disebutkan namanya oleh Bintang. Fahdan, wakil dari divisi Mawar. Ditugaskan untuk mencari orang yang memiliki ikatan dengan geng luar. _ “ gua harap kalian bisa mempercepat misi ini. Kita ga punya banyak waktu “ Ucap Bintang yang berdiri di hadapan tiga orang yang sedang duduk. Tiga orang yang berseragam Gumpalan. _ Arya, Mawar dan anggota pasus hanya menyimak ucapan Bintang. Permasalahan tentang geng Sora sudah di serahkan kepada Bintang sepenuhnya. Ia berhak memerintahkan apa saja tentang misi ini. _ “ kalian langsung bubar! Gua tunggu laporannya besok lusa “ ucap Bintang. “ oke bang! “ jawab salah satu wakil komandan berwajah sangar. Dia adalah Joshep. _ Ketiga pria tersebut pergi meninggalkan markas. _ “ terus kita gimana bang? Apa ada misi baru buat pasus? “ tanya Toni. “ kalian tunggu arahan selanjutnya dari si Bimo. Kita juga perlu waspada sama pertempuran mendatang, antara the lost sama spade squad. “ sahut Bintang yang kembali duduk. “ iya! Lebih baik kalian jangan kemana-mana dulu. Kita harus tetep fokus sama apa yang akan datang, Kudu lebih hati-hati lagi “ ucap Arya. “.....” “ mengenai Farel. Apa ada yang tau selain kita? “ tanya Mamat. “ selain kalian sama Tora sih, ga ada lagi yang tau, termasuk Bimo.“ jawab Arya. “ Bimo belom lu kasih tau juga Ar? “ tanya Mawar. “ belum. “ _ _ _ ******* Perselisihan antara kedua petinggi dari masing-masing geng yang berbeda masih terus berlanjut. Tanpa alasan pasti, Tora dan Riji hanya diperintahkan David untuk menghabisi salah satu petinggi dari geng spade squad yang bernama Faulus. Riji memerintahkan Tora untuk mundur, dia memintanya untuk melawan Faulus dengan cara satu lawan satu. Faulus mulai melemah karna beberapa serangan Riji berhasil menembus pertahanannya. Mereka bertarung sudah hampir 2 jam, Tora mengagumi kekuatan fisik Faulus yang mampu bertahan melawan Riji dengan waktu yang cukup lama. Ini pertama kalinya Riji mendapat lawan yang hampir mengimbanginya. Meski begitu, bukan berarti Faulus lebih lemah dari Riji, akan tetapi, di hari yang sebelumnya Faulus telah bertarung melawan anggota ke tiga dari dest diamond yang memasuki wilayah spade squad. Ada kemungkinan Fisik Faulus belum pulih sepenuhnya. _ “ brufffftt!!! “ Faulus memuntahkan darah dari mulutnya!. Serangan Riji menghantam pipi Faulus dan kemudian terjatuh. Meski sudah merasa kesakitan, Faulus masih saja melawan. Riji yang juga sudah merasa melemah masih terus memberikan serangan dengan sebuah tinju yang cukup kuat. Wajah serta baju Faulus dipenuhi darah. _ Setelah beberapa serangan tersebut, akhirnya Faulus terjatuh dan suda tidak berdaya. Rjji hanya menunggunya terbangun, tapi sepertinya Faulus sudah tidak bisa melawan lagi. Riji berjalan menghampiri Faulus. “ apa ini masih bisa dilanjut? “ tanya Riji. “.....” Luka di wajah Riji menandakan bahwa ada orang yang cukup tangguh telah melawannya. Meski Faulus harus mengalami kekalahan, akan tetapi, dia telah dinobatkan oleh Riji sebagai orang yang mampu melukainya. Hanya beberapa orang saja yang mampu membuat Riji terluka, termasuk Getran. _ Tora datang menghampiri Faulus yang tengah bersandar di tiang lampu jalan, dan meberinya sebatang rokok! “ sebagai tanda! Bahwa kita sudah saling mengenal “ ucap Tora yang membakarkan Faulus sebatang rokok. “.....” Faulus mengambilnya. _ _ Usai mereka bertarung! Beredar berita mengenai pertarungan mereka. Berita itu tersebar kemana-mana dan membuat penduduk kota ketakutan. _ Berita tersebut telah sampai kepada Arya. Semua anggota Gumpalan sudah siap di berbagai pelosok pemukiman. _ _ “ hufffttt!! Di sore yang cerah, akan terjadi hujan darah! Setelah sekian lamanya kemarau, akhirnya mendung juga “ ucap seseorang dari atap gedung, duduk santai dengan sebatang rokok, sambil memandangi langit di sore hari. Pria tersebut memakai jaket berwarna merah, dengan tulisan Dest diamond di pundaknya. Semua orang tertunduk padanya, tidak ada yang berani menantangnya berduel, terkecuali raka!. Orang ini ditakuti oleh semua geng, sampai-sampai dia harus menyembunyikan muka karna tidak ingin orang-orang merasa terancam ketika melihatnya. _ Dari belakang ada seseorang yang menghampirinya dengan membawa sebungkus snack di tangannya, memakai jaket yang sama dengan pria yang dia datangi, orang yang menduduki pringkat ke 2 di geng Dest diamond. siapa lagi kalau bukan Getran. _ Orang ini yang menduduki peringkat pertama di geng dest diamond. “ selamat sore pak tua! “ sapa Getran yang kemudian duduk di samping pria tersebut. “ hufffttt!! Apakah orang-orang mulai ngincar posisi gue? “ tanya si pria tersebut sambil menghembuskan asap rokok. “ kalo emang itu yang mereka mau! Gua harap lu bisa ngasih ke orang yang tepat! “ jawab Getran sambil mengunyah snack di tangannya. “ Gua jadi kangen masa-masa itu! Bersama seorang sahabat yang saling memperebutkan posisi teratas, sayangnya dia terbang lebih dulu dan ninggalin gue sendirian. “ “......” Getran hanya mendengarkan sambil mengunyah snack. “ sampai saat ini gue masih menunggu kepulangannya!. Dan mau membuktikan kepada semua orang bahwa masih ada orang yang belum berhasil gua kalahkan. “ _ _ _ Terlihat beberapa orang dari markas Gumpalan tengah bersiap-siap untuk pergi ke beberapa wilayah. Arya memerintahkan pasus dan Mawar untuk membantu anggota lainnya, berjaga untuk menghadang geng kalangan bawah yang pastinya akan ikut memberontak. Arya dan Bintang pergi ke arah pintu masuk wilayah geng spade squad. Karna di wilayah ini nantinya akan menjadi tempat pertama terjadinya penyerangan geng Spade squad. _ _ “ kalian langsung aja pergi ke tempat yang udah gua sebutin tadi, Tora juga udah lapor ke polisi, jadi nanti kalian bantuin petugas di sana buat evakuasi warga, ini akan berlangsung cukup lama, gua harap kalian bisa mengatasinya! “ ucap Arya. Arya mendapat laporan tersebut dari Tora, beberapa saat yang lalu. “.....” “ War! Lu pimpin mereka “ ucap Arya kepada Mawar. _ Pasus meninggalkan Markas dan pergi menuju ke tempat yang sudah di arahkan oleh Arya. _ “ kita langsung berangkat sekarang Tang! “ Ucap Arya. “.....” _ Semua anggota Gumpalan tengah bersiap-siap. Di wilayah yang dijaga oleh Bimo sudah mulai bermunculan beberapa orang dari geng kalangan bawah. “ mau pada ngapain lo? “ tanya Bimo pada lima orang yang sepertinya berasal dari geng kalangan Bawah. “ bukan urusan lu “ jawab salah satu dari mereka. “ ini wilayah gua! Berani juga lu “ ucap Bimo. Bimo menghajar ke lima orang tersebut. Melihat jaket yang di pakai Bimo bertuliskan Gumpalan, membuat kelima pria tersebut menyadari bahwa Bimo berasal dari geng terkuat di urutan ke 4. _ “ cabut bro! Dia bukan lawan kita “ ajak salah satu rekan mereka. Lima pria tersebut pergi meninggakan Bimo. _ “ berengsek lu pada! “ teriak Bimo. _ _ Di perjalanan menuju pintu masuk wilayah Spade squad, Arya dan Bintang bertemu dengan Laras bersama beberapa anggotanya yang juga ikut mengamankan wilayah secara tidak sengaja. “ lu mau ke mana Ar? “ tanya Laras. “ gua mau ke pintu masuk wilayah Spade. Lu mau ke mana? “ “ tadinya gua mau ke pusat kota! Tapi kayaknya bakalan terjadi bentrokan di pintu masuk wilayah spade. Gua liat anggota the lost sedang berkumpul di sana. “ “ yaudah lu ikut gua aja! Kita ke sana. Suruh anggota lu buat pergi ke pusat kota. Buat jaga-jaga takut nanti di sana ada pemberontakan dari geng lain “ _ Arya dan Bintang kembali melanjutkan perjalanan ke wilayah spade squad. Tujuan mereka ke sana adalah menjaga agar warga sekitar tidak ikut terkena dampak dari pertarungan antar geng ini. _ Sesampainya Arya di pintu masuk wilayah spade squad, Arya dikejutkan dengan jumlah anggota the lost yang hampir mencapai 400 orang, sebagian dari mereka ada yang membawa senjata. Arya mengira ini akan menjadi sebuah pertempuran yang besar. _ “ lo yakin bisa ngatasi ini? “ tanya Laras yang berada di samping Arya. “ gua ga tau! Ini bakalan lebih kacau dari yang gua kira “ jawab Arya. “.....” Bintang hanya terdiam dan melihat-lihat ke sekeliling. _ Bintang melihat tiga petinggi dari the lost baru saja tiba, mereka adalah Don cao, Vin smoke dan Bimbim. “ biangnya dateng tuh “ tunjuk Bintang yang melihat Don cao, Vin smoke dan Bimbim. “.....” Arya dan Laras melirik ke arah mereka. _ Semua anggota the lost sudah seperti anjing yang mulai menggila, sebagian dari mereka seperti tidak sadarkan diri akibat mengonsumsi obat-obatan terlarang. _ Tiba-tiba pandangen mereka terfokus pada segerombolan orang dari arah yang berlawanan, mereka adalah anggota spade squad, berjumlah 100 orang yang dipimpin oleh Demon. Berpakaian serba putih adalah ciri khas dari geng mereka. Kemunculan mereka sudah seperti serigala yang baru keluar dari sarangnya. _ Arya, Bintang dan Laras pergi ke bangunan tinggi untuk melihat lebih jelas. Mereka berdiri di atap bangunan tua yang jaraknya hanya beberapa langkah dari kedua geng tersebut. Jalanan yang kecil membuat mereka tidak bisa melihat lebih luas. _ “ ouh jadi mereka yang dari geng spade squad! “ ucap Arya. “ kenapa cuman divisi Demon doang yang dateng? “ tanya Laras. “ kalo David dateng! Maka Raka juga pasti bakalan dateng “ sahut Bintang. “ itu yang namanya Demon? “ Arya menunjuk orang yang berdiri paling depan diantara anggota spade squad lainnya. “......” “ kayaknya dia kuat “ lanjut Arya. “ orang itu setara sama Rama yang dari dest diamond! Atau mungkin Getran “ sahut Bintang. “ berarti tebakan gua bener “ _ _ Di situasi yang mulai memanas! Tiba-tiba ada empat orang yang muncul di hadapan kedua geng tersebut. Orang-orang baru saja muncul ini bukanlah orang biasa! Mereka adalah anggota dest diamond. _ “ ada apaan nih rame-rame! “ ucap pria yang baru saja muncul di hadapan kedua geng tersebut. Dia adalah Getran, di ikuti oleh Rama, Luky dan Soca. Maksud dari Kedatangan mereka belum di ketahui, akan tetapi, ini bukanlah awal yang bagus. “ sore-sore gini mau pada ngapain? “ lanjut Getran. _ “ ini bukan urusan lu! “ sahut Cao. “ lohh! Kan gua cuman nanya “ ucap Getran sambil mengunyah snack di tangannya. “......” _ Tingkah laku Getran yang menyebalkan, membuat Cao merasa kesal. “ bisa minggir gak lo!? “ ucap Cao. _ _ Di tangan Luky dan Soca masing-masing memegangi tongkat baseball. Yang berarti mereka sudah siap jika salah satu dari geng itu ada yang menyerang. Luky san Soca terkenal dengan sebutan duo gila! Mereka terbilang sadis dalam hal bertarung. memiliki gaya bertarung yang menyerupai pemain baseball, tongkat baseball di tangannya adalah ciri khas dari mereka. Menjadi lawan yang cocok untuk anggota the lost yang menggunakan senjata. Getran sudah mengetahui bahwa anggota the lost pasti banyak yang membawa senjata, maka dari itu dia mengajak Luky dan Soca untuk mendampinginya. Tidak diketahui apa maksud dari kedatangan Getran. _ _ _
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN