Hari berganti dan angin- angin tetap berhembus. Cuaca berubah menjadi agak cerah siang ini. Saat ini, Christa tengah berada di sekolah Darren untuk menjemput anak itu. Dia sudah minta izin kepada calon mertuanya dan setelah menjemput Darren, dia ingin bertemu dengan beliau untuk mendalami soal desain. Tak terasa, hari pernikahannya akan segera tiba. Mungkin, tiga hari lagi acara yang selalu membuatnya resah dan gelisah akan terlaksana. “Waktu berputar terlalu cepat!” gumam Christa gemas sendiri dengan acara pernikahannya nanti. Tak lama, bel pulang sekolah berbunyi. Christa langsung mencari Darren untuk langsung menjemputnya. Hari ini, David tak bisa ikut karena sibuk dengan segala urusan pernikahan. “Darren!” panggil Christa kala mendapati balita itu baru saja keluar dari kelasnya. Gadi

