“Eh?” “Kamu gak sabar menikah? Kenapa? Sudah tak sabar menyiksaku, eh?” tanya David langsung duduk di sebelah Christa. Gadis itu benar- benar salah tingkah tatkala dia tertangkap basah menyatakan keinginannya soal pernikahan. “Ka- kamu salah paham! Ma- maksud aku, aku tak sabar membuktikan kalau kamu itu normal atau tidak! Upss!” Christa menutup mulutnya. Dia berusaha cari alasan. Tapi, alasannya malah membuatnya semakin menggali lobangnya saja. Seakan, dia ingin cepat diapa- apain oleh David setelah menikah. Gadis itu langsung membalikkan badannya karena merasa sangat malu kepada pria itu. Melihat ekspresi gadis itu, David ingin sekali tertawa sekeras- kerasnya. Tapi, ego menahannya dan dia tak mau memojokkan Christa. “Sudahlah! Kalau memang itu tujuanmu menikah juga tak masalah! T

