“Anak mamih baik – baik di sana ya! Baru aja mau pergi, rasanya mamih dah kangen banget sama Christa,” ujar Anna sambil memeluk menantunya seakan tak rela melepaskan sang menantu untuk meninggalkan mansionnya dan tinggal bersama putranya. Agak terbalik memang. Harusnya, dia mengatakan hal demikian kepada putra kandungnya. Tapi, dia mungkin sudah terlalu lama mengidamkan sosok seorang putri dan langsung sayang kepada menantunya yang cantik itu. “Ma, gak usah lebay deh! Nanti, kalian bakal jumpa tiap hari di butik. Christa kan bakal kerja di sana.” David merasas mamanya terlalu berlebihan. Dia agak kesal sih, karena merasa dianak tirikan. “ Dave bener, Mih. Kita akan sering bertemu kok,” kata Christa membenarkan perkataan suaminya. Tapi jujur, dia memang sangat menyayangi mertuanya ini. Di

