Kehadiran petugas berwajib di rumah Nias cukup membuat Mika ketar-ketir juga. Ajun komisaris Sandy terlihat lebih muda dari bayangannya dan kini duduk di hadapannya. Badannya tinggi besar dan gagah dari seragam satuannya yang melekat ketat ke tubuh, wajahnya persegi panjangnya dengan bibir yang tampak seperti cemberut. Rambutnya dicukur nyaris botak. Nias meninggalkan mereka berdua dengan alasan menyiapkan minuman sehingga menciptakan kecanggungan yang tidak mengenakkan ini. Pada awalnya Nias mendesak Mika untuk datang ke kantor polisi, namun Mika menolak. Sebab setelah dipikirkan lagi, keterlibatan polisi bukanlah ide yang baik. Tapi Bonang, suami Nias yang sedang dinas di Jayapura, sudah menghubungi sahabatnya yang bekerja di kepolisian setelah Nias menjelaskan sebagian kecil tentang Mi

