Bab 38

1638 Kata

Pembicaraan panjang lebar itu sukses membuat Melodi terdiam. Lagi-lagi dia mendengar omongan seperti ini di toilet. Apa tidak ada tempat lain selain toilet tempat mereka bergosip? Melodi menyentuh pipinya karena merasakan sesuatu yang basah mengalir begitu saja. Melodi tak menyangka jika dirinya sampai seperti ini. Dia sudah berjanji untuk tidak menangis untuk hal ini, apalagi menangis karena mendengarkan sesuatu yang salah tentang dirinya. Dengan cepat Melodi menghapus air mata yang keluar. Dia harus kembali ke meja dengan keadaan baik-baik saja, dia tidak boleh terlihat seperti seorang yang sudah menangis. Dia harus menunjukkan bahwa dirinya baik-baik saja, seakan pembicaraan itu tidak pernah terjadi. Setelah terdengar dua langkah kaki yang menjauh, barulah Melodi berani keluar dar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN