Di panggil tanpa diberitahukan jika orangtua Melodi datang dan ingin bertemu membuat Arwin belum mempersiapkan dirinya. Melihat wajah kedua orangtua Melodi yang siap menerkamnya saja sudah membuat Arwin pasrah. Dia memang pantas mendapatkannya. “Apa kau tahu siapa saya?” Daeshim bertanya. “Maafkan saya karena sudah membuat Melodi berada di situasi seperti ini.” “Aku bertanya, apa kau tahu siapa saya?!” Daeshim meninggikan suaranya. “Bapak adalah Kim Daeshim, Ayah Melodi.” Hal seperti ini Arwin tahu dari internet karena hubungannya dengan Melodi saja tidak dekat dan Arwin merasa beruntung karena dirinya tahu tentang nama orangtua Melodi, tidak mungkin bukan jika dia mengatakan tidak mengetahui nama oranngtua Melodi? “Ah, melihat wajahnya saja sudah membuatku kesal.” Aqi

