Bab 66

1681 Kata

Segelas s**u yang mulai dingin Melodi tenggak sampai habis. Perasaan canggung tidak bisa Melodi hindari setelah mengingat apa yang terjadi. Melirik Arwin di sampingnya saja Melodi takut. Mungkin sudah 30 menit lamanya mereka berdua diam sambil memandangi hujan yang turun. Melodi jelas tidak mengerti kenapa hal ini malah terjadi.     Melodi memutuskan untuk bangun dari duduknya dan Arwin langsung menoleh. Gerakan Arwin itu sukses membuat Melodi diam dan menatap Arwin bingung. “Apa?” tanyanya karena merasa aneh dipandangi secara tiba-tiba seperti itu.   “Mau ke mana?”   “Mau cuci gelas.” Melodi memperlihatkan gelas kosongnya.   “Kupikir kamu mau ke atas.”   “Kenapa kalau mau ke atas?” Melodi menatap Arwin curiga.   “Bukannya kamu takut?”   Melodi mengelum bibirnya sesaat sebelu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN