Memandangi layar ponsel, Marcus menghela napas dan mengusap wajah dengan perasaan tidak tenang. Ia sempat menimbang-nimbang apakah harus memberitahukan prihal Selena yang terlihat sedang bersedih karena memiliki permasalahan dengan mantan suami. Namun, ia sadar bahwa ini bukanlah ranahnya untuk bisa sembarangan memberikan informasi kepada Lucas. Benar, jika Selena tidak menghubungi Lucas, itu berarti sang wanita tengah mencari waktu yang tepat pula. Ponsel ia letakkan di atas meja, walau sangat khawatir dengan keadaan Selena, tetapi perkejaan tidak bisa ia tinggalkan begitu saja. Yang terpenting sudah Marcus putuskan nanti malam akan mampir ke kediaman wanita itu setelah bekerja. Terkadang ia berpikir, kenapa sahabatnya bisa terperangkap dengan sosok seperti Andrew? Dari awal berkenala

