15. Gundah dan Rindu

1513 Kata

Gundah dan Rindu Mereka semua terdiam karena melihat senyuman ganjil bersama kalimat kejam yang ucapkan Andrew, Selena pun mulai menyadari bahwa tengkuknya meremang, ia yang merasa ini tidak benar akhirnya menegur sang pemuda. Untung saja, setelah ditegur, Andrew memandang Selena dengan menunjukkan wajah menyesal. “Ah, kau belum memakan kuemu, buatan Lucas yang terbaik loh. Cobalah,” ujar Selena, mengalihkan pembicaraan dan tersenyum setelah melihat Andrew menganggukkan kepala. Beberapa saat kemudian, Andrew lantas berpamit untuk pulang. Selena melambaikan tangan di depan pintu, sedangkan Lucas berada di belakang adiknya sambil memperhatikan interaksi kedua muda-mudi itu. Menutup pintu, ia mendesah pelan. Memikirkan bahwa sepertinya akhir pekan ini benar-benar harus melihat keadaan No

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN