Tersenyum kecut saat terbangun di pagi harinya mendapati ranjang di sebelah sudah kosong tidak berpenghuni bahkan terasa dingin saat dia usap pertanda sang suami tak kembali usai menunaikan hajatnya. Freya tidak tahu di mana pria itu dan dia pun tak peduli sedang ngapain saja. Dia meringis saat kepalanya terasa pening begitu bergerak memiringkan badannya. Sepertinya dia pun mulai terkena flu karena tenggorokannya kering kerontang seperti susah untuk meneguk salivanya sendiri. "Lemah banget," cibir Freya mengeratkan pegangannya ke selimut saat merasakan udara AC menyapa punggungnya yang telanjang. Entah sampai pukul berapa mereka main karena tidak hanya sekali saja sampai-sampai Freya terlelap saking tidak kuasa menahan lelah dan mata mengantuk. Tak ingin membuat tubuhnya menjadi manj

