23

2030 Kata

Senyum Arsalan Ansell melebar kala matanya menangkap sosok Helena yang berdiri di antara keluarga Alterio. Tampang gadis itu berkebalikan dengan Alterio bersaudara dan Mika yang muram. Meski wanita itu tidak menunjukkannya secara terang-terangan. Langkah Ansell semakin mantap mendekat. Dan Helena yang seakan tidak peka—atau tidak peduli dengan atmosfir yang tercipta, malah memberi Ansell kesempatan untuk bergabung. "Hai." Sungguh, Edzard sedang jengkel sekarang. "Kau datang?" Suara dehaman lain mampir. Saat Helena berpaling, melihat Mika yang maju selangkah dengan senyum misterius. "Selamat malam. Lama tidak melihatmu." "Aku sering mondar-mandir sebenarnya. Tapi kau menutup mata dariku," balas Ansell santai. Sebelum alisnya naik turun, menggoda. "Kau tampil baik malam ini, kakak." S

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN