24

1412 Kata

"Aku rasa, Edzard benar-benar ada dalam masa titik terendah dalam hidupnya, alias depresi berat. Kenapa dia? Adu jotos dengan Elvan?" Si biang gosip mulai mengoceh. Saat pesanan mereka kembali datang. Isian lidah sapi dan kulit. Kemudian yang terakhir, empat piring daging sapi untuk dibakar. Bersama bir dan soju di atas meja. Kalila bertugas sebagai ibu peri baik malam ini. Setelah pekerjaan beres, Sai membawa mereka untuk duduk di tempat makan pinggir jalan yang dipenuhi tenda biru sebagai sekat. Dan sedikit lubang untuk udara sebagai pertukaran asap bakaran daging. "Apa mereka menjual sup daging sapi?" "Abel baru saja memesan ceker tanpa tulang dan campuran kepala ayam pedas. Kau serius mau sup?" "Aku tiba-tiba mau sup rumput laut," ucap Sai lamat, melambai pada pelayan di dekat mer

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN