32

2572 Kata

Perumahan yang masuk ke kawasan mewah Crystal Pallace benar-benar berhasil membuat seorang Helena kurang percaya diri alias minder. Ini tidak seperti bayangannya. Helena kira, ia akan menjenguk bos sialan ini di apartemen. Tetapi Mika dengan sok polos meminta Helena untuk datang ke rumah. Mika berbaik hati mau membayarkan ongkos taksi, dan Helena dengan nada sedikit ketus yang berhasil ditenangkan Kalila, menolak keras. Ia masih bisa membayar ongkos taksi. Yang tidak dirinya sanggupi adalah merawat bayi besar! Kenapa bosnya menyusahkan sekali, sih? Taksi berhenti di depan gerbang cokelat pekat dengan nomor rumah 06. Sungguh, pemandangan mahal ini membuat rahangnya nyaris copot. Bukan apa. Dengan gaji Edzard yang tidak lebih dari seorang direktur umum, kenapa rumahnya mewah sekali? Tuha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN